You Now Here »

Telkomsel, Berbenahlah  (Read 74 times - 120 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,694
  • Poin: 25.773
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Telkomsel, Berbenahlah
« on: April 15, 2022, 08:39:27 PM »




Martabak Sweet:
Bisa dibayangkan kalau ada kelebihan 1000 rupiah saja yang dibayarkan oleh setiap pelanggan Telkomsel, dengan pelanggannya yang sudah sekitar 170 juta, maka akan ada uang kelebihan bayar sekitar 170 Milyar, setiap bulannya.


Bagus sekali Om Roedy mengangkat topik ini.

Operator telco memang dari dulu sudah nakal termasuk Telkomsel. Hal yang merugikan konsumen dan yang dialami Om Roedy dan lainnya memang disengaja mereka untuk mencari untung.

1. Pengendapan pulsa dan phone credit memang adalah INCOME CONTRIBUTOR BESAR untuk operator dan Telkomsel.
2. Pemotongan siluman dari pulsa dan phone credit memang diakal-akali supaya terjadi.
3. Disini termasuk perpanjangan layanan dan jebakan supaya pengguna terjebak mengikuti layanan yang dipotong saat itu dan atau berkala.
4. Short code mereka suka di embed link yang katanya info tambahan atau keterangan promo atau layanan, yang saat di klik langsung pulsa terpotong

TELKOMSEL adalah salah satu raja dan terbesar ternakal melakukan itu.

Puncak dari kekacauan ini, didorong oleh maraknya togel dan judi online juga, adalah BLACK OCTOBER dimana, operator diharuskan untuk menanyakan ke pelanggan beberapa layer konfirmasi untuk "setuju kalau mereka kena biaya/kena biaya tambahan". Dan kalau terhadap layanan berlangganan, makan HARUS dilakukan konfirmasi ulang untuk berlangganan.

Ditaati beberapa tahun, tapi sekarang Telkomsel mulai nakal dan langsung auto-mengenakan biaya dan tidak melakukan konfirmasi ulang untuk layanan langganan.

Laporkan ke Pak Menteri Om Roedy. :)

Martabak Sweet:
Semestinya hal seperti ini bisa menjadi masukan bagi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), agar tidak ada perusahaan yang menekan pelanggan dengan cara seperti itu dan akhirnya berpotensi untuk memonopoli


Nakal dikeduanya untuk prepaid dan postpaid dengan unsur pemaksaan dan penipuan terselubung. Tipe nakalnya bisa ada perbedaan sedikit antara keduanya.

Semoga tulisan ini bisa dibaca oleh direksi Telkomsel dan segera melakukan pembenahan sebagai sebuah gerakan kepuasan pelanggan (Customers Satisfaction).


Ini adalah praktek yang disengaja, tahu sama tahu, dan tutup sebelah mata Om.

Roedy Siswanto:
Ya sis .

Roedy Siswanto:
Ya Sis..aku sebenarnya mau kuliti yg disebutkan Sis ..tapi tentunya pada artikel lain ....nantinya saya ingin jadikan masukan ke Meneg BUMN.

Martabak Sweet:
Bagus Om.

Oh ya, ini ranahnya Kominfo Om. Bukan bumn.
Ini ranah yang mencangkup semua operator seluler. Ada penaltinya pula.

Indosat dan XL juga dulu suka nakal juga. Sekarang malah lebih taat. Yang paling kurang ajar  dan merugikan pelanggan justru Telkomsel yang makin ke saat ini makin tidak taat.

Roedy Siswanto:
Sis, setahuku ..Kominfo itu ranahnya pada aturan pertelekomunikasian , kalau pengelolaan bumn , ya ranahnya meneg bumn . Sebenarnya Telkomsel , sebagai leader Telco dng pelanggan terbanyak, sdh dari dulu abuse Sis.

Jay:
Internet cepat buat apa....kata kadrun.

Greg X:
Operator yang utama (Telkomsel), memaksa saya untuk menonaktifkan kartu
tambahan tersebut, bila tidak, saya diputus servicenya oleh operator
utama.

Masa sih bisa begitu? Laporin lah,

polisis:
paling benci sama pembagian kuota, apalagi kalo dibaginya per aplikasi tertentu.
ada kuota app chatting, kuota app video, kuota streaming.
paling males banget beli yg begini..
kalo dibagi per jam misal ada kuota kalong jam 1-5, ini masih agak lumayan jika ga ada pilihan lain.
pilihan utamanya tetap kuota full tanpa pembagian selama 30 hari.

saat ini operator yg masih sedia pilihan kuota full cuma 3 dan isat. speed saat ini cukup kencang apalagi mereka abis merger, kemungkinan di masa depan bandwidth mereka bisa bergabung..

Bagaz:
Mengenai pencatatan realtime pd gadjet umumnya sdah tersedia aplikasinya di smua smartphone. Tinggal kitanya yg mesti rajin utak atik setingannya.
Sy sendiri jg malas krn lbh suka gonta ganti nomor.

Roedy Siswanto:
Ooh ..begitu ya bung ...boleh tahu apps nya apa namanya ? Thank you ??? ?????

Bagaz:
Setau sy di hp jadul pun sdah ada aplikasi bawaan. Nama aplikasinya bs berbeda pd tiap gadjet.
Di android itu ada di menu pengaturan - jaringan - ubek2 deh di sekitar itu.
Di bawah ini contoh di hp sy yg android.
Kalo yg merk apel kecakot bs tanya pd mb Sita Wella, sdngkn yg merk pentil kecakot bs tanyakan pd mas Fsasiso.

(click to show)

(click to show)


212SceloporusMagister:
Nomor utama saya justru bukan TSEL, jadi rada malas pakai sejak byU jadi ikut2an mahalkan paket walau harus diakui sinyalnya terluas
TSEL bukan BUMN, tapi semi swasta karena dipegang TLKM sama Singtel yg jumlahnya gak sedikit (35%)
Makanya rencana2 IPO selalu terganjal

Roedy Siswanto:
Telkomselnya BUMN bung .. susah karena misalnya di kalimantan ..hanya Telkomsel yg on..

doodleramen:
Sementara nomor HP saya yang sudah kadung beredar kemana-mana adalah nomor dari kartu operator utama (Telkomsel)
Baru tau di Indonesia masih belum ada fasilitas Mobile Number Portability (MNP). Di sini sudah bisa pakai nomor yang sama kalau pindah carrier sejak 20 tahun lalu. Teknologinya sudah lama ada, jadi tidak ada alasan tidak bisa. Sarankan ke mentri favorit anda lah agar ini diundangkan agar menciptakan kompetisi yang sehat antar carrier.

Roedy Siswanto:
Terima kasih masukannya bung ??? ??? ??? ???

Nafys:
Setuju Pak Roedy ??? ??? ??? ??? ??? ?????

Roedy Siswanto:
Ada banyak cara lain operator mengeruk uang pelanggan bung ..nanti pelan pelan kita kuliti.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Telkomsel, Berbenahlah Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/telkomsel-berbenahlah-tYjdqc86yw

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: