You Now Here »

Gawat, Mulai Ada Anak Dilarang Lewat Dekat Rumahnya Cuma Karena Kristen!  (Read 64 times - 33 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,694
  • Poin: 25.773
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




HoleLOL:
waduh zaman sy kecil udh dibilang "kmu tar mati dibakar di neraka!" ????
kl sy jd presiden, nih anak dan klrganya dah kena bantai ampe bersih

Brian:
Betul, harus dibersihkan sampai tak bersisa sedikitpun

HARIARA:
Cara menghabisi ideologi gimana, mas sob?

HoleLOL:
ya mirip dulu yosua menghabisi amalek lah ya

Bapake Maria:
Matinya dipenteng (disalib).

ian christian:
Jd ingat saat sy SD,di ruang tamu da lukisan monalisa,besar,seluruh anak2 kampung mikir itu tuhan nya org kristen,.
Pdhal di situ da ulama..
Entah apa yg diajarkan saat ngaji.

Unnalar,unmalu,unfaedah, itu sdh basic knowledge para penyembah batu meteor

firman proindo:
didoktrin dan Dibohongi guru ngaji

Lanina:
Masa dpn nkri suram

HoleLOL:
Bilangnya sih, persentase org waras msh lbh bnyk! really? ???? maybe krn tambahan 18 persen minoritas! tanpa 18 persen itu, yg waras jd minoritas ????

HARIARA:
Mas sob! Kalau dituliskan di dalam buku, buku itu pasti sangat tebal untuk menuangkan perkataan, perilaku, ujaran kebencian anak-anak muslim yang disaksikan teman2 saya, ponakan2 saya dan juga yang saya saksikan sendiri.

FYI, saya tinggal di lingkungan 99,99+% muslim dari atribut mereka. Di lingkungan saya itu, pernah tinggal di kontrakan 1-2 keluarga Kristen yang mempunyai anak2 di bawah umur 10 tahun. Betapa anak2 Kristen ini dibuli, diintimidasi oleh teman sebaya mereka dengan narasi khas muslim dimanapun.

Sering orangtua2 muslim itu menyaksikan sendiri perbuatan anak2 muslim itu tapi mereka tidak berbuat atau berkata apapun.

Pengalaman ponakan2 saya terjadi di SD NEGERI. Mereka dibuli dan diintimidasi guru mereka hanya karena ponakan2 saya orang2 Kristen.

Belum lagi pengalaman rekan kerja saya "dahulu kala" ketika dia harus tinggal di luar negeri mengikuti ayahnya yang kerja di LN karena tugas dari Kemenlu (sekarang). Buli dan intimidasi dari anak2 Indonesia muslim dia alami lebih biadab lagi. Hampir tidak ada hal yang baik di mata anak2 muslim itu tentang anak2 Kristen.

Jadi, radikalisme islam sekarang tidak semata karena ustad2 wahabis. ITU PENIPUAN untuk menutupi rusaknya ajaran yang mereka anut.

Di masa mendatang buli, intimidasi agamis oleh (anak2) muslim tidak akan surut. Kenapa? Mereka insecure. Mereka sudah banyak mulai sadar bahwa propaganda dan taqiyyah tidak maksimal memperbanyak pengikut nabi. Malah semakin banyak yg meninggalkan islam. Hanya saja mereka yang meninggalkan islam tidak bisa terbuka karena persekusi dan ancaman.

Tugas kita WNI waras adalah tetap memberitakan KABAR BAIK atau berapologet untuk melawan propaganda dan framing busuk sesat kaum erte enam.

Kita tidak harus "mengkristenkan" mereka. Itu pekerjaan ROH TUHAN. Menjadi ateis atau agnostik tapi berkehendak baik, hidupnya selaras dengan nilai2 universal itu jauh lebih baik dari pada hidup dengan ideologi kegelapan.

Sumbang Saran:
Yg berikan komentar kemungkinan kebanyakan yg non muslim.

Saya dapat info, populasi non muslim yg real adl jauh lebih besar drpd yg dinyatakan oleh BPS. Jadi kekuatan real orang non muslim dr segi populasi dan ekonomi dan bisnis, jauh lebih besar drpd yg diketahui masyarakat.

Kalau radikalis muslim mulai bergerak menjadikan Indonesia sbg negara kilafah. Segera daerah2 semacam Papua, Flores, Bali dan daerah2 yg "berbau Kristen", akan memerdekakan diri. Lalu para non muslim tadi akan hijrah ke negara baru itu dg membawa semua kekayaan dan bisnisnya.

Akan tersisa orang Muslim dg segala
"kegagahan" mereka (baca kebodohan), maka yg terjadi adl chaos perebutan kekuasaan di antara mereka sendiri, terjadi perpecahan Jawa Barat, Sumatera Barat, Banten, dll dg kekuatan ekonomi nya masing-masing. Lalu aliran mata uang asing mandek, ekspor gak berjalan krn pabrik2 di miliki oleh non muslim. Timbul kekacauan ekonomi spt Taliban di Afghanistan.

Jika kekuatan radikalis muslim makin meningkat, jangan pernah khawatir akan hal itu, orang non muslim sdh hidup dlm tekanan oleh mayoritas muslim selama puluhan tahun, orang Non muslim memilik
i kualitas, ketangguhan dan daya juang yg melebihi orang Muslim.

Nantinya orang Muslim yg liberal akan pindah ke negara baru itu, sama spt pengungsi negara Muslim yg justru maunya ke Eropa dan bukan ke negara Arab.

HARIARA:
BPS? Jangankan BPS. Hampir di semua negara mayoritas islam sulit mendapatkan data yang rinci soal jumlah penganut agama. Kenapa? Kalau mau jujur, kaum erte enam sendiri bingung 'menyatakan' mana yang islam atau yang murni islam.

Mereka hanya kompak ketika ada kabar quran dibakar orang kafir - seperti kabar terbaru dari Swedia, ada kartun muhammad, ada yang dituduh menista muhammad, ada yang dituduh menista allah swt - jadi ingat Ferdinand Hutahaean, ada yang dituduh menista agama islam - seperti pada kasus Ahok.

Bapake Maria:
Kok lucu..

Hades:
Anak anak lebih sering belajar dari apa yang mereka lihat daripada apa yg mereka dengar... Itulah kenapa di playgrup, guru lbh sering memakai alat peraga dan gerakan dalam menyampaikan suatu maksud... Jd pasti preman cilik itu meniru dari org lain prilaku tersebut. Siapakah dia???

F545150:
Kafir ngga boleh lewat tapi semen jalanan nya pake merk kafir... bajunya made in chaina, nonton apenjer bikinan kafir... munafik cilik dikandung kantung kemih onta...

Bapake Maria:
Kalau soal anak kecil rasis ya sudah sejak dulu thn 1970'an sudah saya alami. Biasa itu  ajaran senior.

Bagaz:
Gile benerrr...,kecil2 dah praktekin hukum kilafah jizyah pd dhimmi...!?!?
Saat besar nanti bs jd pemburu harta rampasan syariah.
Jgn2 masjid Keraton Jogja jg sdh di kuasai HTI tuh....

Jay:
Darurat kadrunisasi....

zulu_alpha:
"CUMA riak kecil" (dalam tanda kutip), kata WaPres.
Saya: Koq bisa ya "CUMA riak kecil" ?

Widodo SP:
Belio ga berani bersuara lantang setelah jadi saksi yg memberatkan ahok..we never forget it!

polisis:
tsunami asalnya dari "riak kecil" di dasar laut loh..

Vivian:
Pendidikan mental yg SDH mengerikan mulai ditanamkan ke anak2 yg akhirnya menjadikan mereka sbg doktrin dlm bermasyarakat

Lae omicron:
Keqilaan akut.

Yustinov:
Namanya juga budak arab penyembah dan pencium batu hajar aswat, ajaran setan

Melanie:
Jkw letoy, seletoy-letoynya presiden, cuma bisa revolusi aspal.

cinick:
kasih aja upeti timbang disuruh lewat got

Lone Wolf? ???:
Perbedaan memang bagus ditanamkan sejak kecil agar nanti sesudah dewasa tidak salah gaul apalagi sampai berjodoh dengan individu yang tidak seiman. Pergaulan cukup dibatasi dikalangan sendiri jangan sampai terkontaminasi oleh kaum kafir. Sebaiknya pemerintah memisahkan pemukiman, sekolah, kantor, bisnis, warung dan rumah makan, tempat duduk kendaraan umum dll. berdasarkan agama untuk minimumkan friksi di masyarakat. Karena umat Islam jumlahnya mayoritas maka proporsi terbesar harus diberikan kepada umat Islam. Ini bukan soal diskriminasi ya tapi murni berdasarkan azas proportional.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Gawat, Mulai Ada Anak Dilarang Lewat Dekat Rumahnya Cuma Karena Kristen! Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/gawat-mulai-ada-anak-dilarang-lewat-dekat-qIAQ3ymGVO

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: