You Now Here »

Pertanyakan Gelar Doktor Megawati, Otak Ade Armando Somplak Karena Digebuk Kadrun?  (Read 76 times - 127 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,999
  • Poin: 26.078
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Bapake Maria:
Dosen biasanya menganggap dirinya paling pintar, tapi kan itu cuma di bidang akademik.
Padahal dikehidupan nyata, yg disebut pintar itu bukan cuma ahli akademik, apalagi yg sukses. Banyak contoh orang super sukses, tapi akademiknya KO.

Stefan Daniel:
Kalau mantan rektor gimana?

Bapake Maria:
Ini menganggap dirinya sudah jadi pleciden

Givern Miricle:
dia itu jauh sebelum dikeroyok kadrun sudah korslet otaknya, beraninya di konten bilang semua agama ada ayat kebencian, muak mendengar pernyataan itu dari mulut seorang yang katanya melindungi minoritas dan ngakunya nasionalis

Indisen:
Bagaimanapun Ade adalah orang Minang dan Islam.. What do you expect? Kl kanker, selnya udah ada, cuma beda stadium aja sama chaldrun.

WhatTheWhat:
Cuma beda tingkat "fanatik" sama level kumatnya ya om? ??? ????

Juan:
iya, entah kenapa, pada saat itu dia begitu berani mengingkari kebenaran... apa iya, dia sudah baca kitab agama lain dari awal sampai akhir, lalu bisa dengan entengnya menyimpulkan "semua agama ada ayat kebencian"? kalau "semua agama punya umat yg jahat", itu fakta dunia, anak TK juga tahu...

Martabak Sweet:
Sebagai dosen memang seharusnya Ade Armando dapat menunjukkan referensi ayat kebencian tersebut.

Dalam kekristenan saja, kalau AA paham, Perjanjian Lama itu lebih sebagai historis dimana esensi kekristenan ada dalam Perjanjian Baru dan ini jelas secara eksplisit.

Dalam Buddha, jelas sekali tidak ada. Jadi statement AA sudah gugur.

A Fighting Citizen:
kalau saya, ndak perlu bang AA tunjuk referensi segala macam. Kritik ya kritik aja. Kita aja gak senang kalau dibilangin kadrun utk mengerti Islam dulu utk bisa kritik islam.
Dalam budha gak ada ayat kekerasan saya setuju. Bang AA kayaknya lebih me-refer ke kenyataan kekerasan di Myanmar justru dimotori satu kelompok bikhu di sana. Jadi di semua agama, ada praktek kekerasan. Gitu.

Martabak Sweet:
Ada perbedaan yang sangat jelas dan garisnya.
Apakah kekerasan ada ayatnya dan diajarkan? Jawabannya ada, dalam islam. Titik tanpa babibu. Karena explisit disebut dan dipraktekan terbuka dan dalam prakteknya selalu dengan narasi atas ajaran islamnya.
Dalam kekristenan? Jelas AA tidak paham bedanya PL dan Perjanjian Baru.
Dalam Buddha? Jelas tidak ada sama sekali ayatnya.

Tidak perlu mengerti sampai ke tulang rusuk, yang AA perlu mengerti hanya seputar yang ia bahas atau klaim.
No excuse for AA.

A Fighting Citizen:
tolong sisinya lihat dari perspektif yg berbeda bang Givern.
AA sbg pengritik kadrun yg vokal, yg mainnya di logika, tidak boleh terlihat partisan utk golongan tertentu. Begitu posisinya compromised sbg tidak objektif, habislah platform logika dia. Saya lihatnya begitu.
Jadi bagi saya, AA mengritik kekrestenan sbg agama yg jg punya ayat kekerasan, so let it be. Gak papa. Karena faktanya ada kok ayat2 kekerasan dalam alkitab PL. Yesus aja terang2an datang ke dunia membawa pedang (please, jgn debat teologia di sini ya). I can take it.

Baidewei, saya memanggil Tuhan Allah saya dengan sebutan Allah Bapa, this is a "sonship" relationship, kata pastor Prince. Sudah lewat dari "disciples-ship".  Itulah hebatnya Allahnya org kresten dan privilege yg kita punya.

Gak papa dibilang ada ayat kekerasan sama bang AA.

«§» scarlet:
seharusnya si AA tidak hanya asal comot ayat tapi juga harus memahami ayat tsb sesuai konteks.

beda dgn ayat² jihad di alqirun yg konteksnya memang utk membunuh, menghancurkan, mempovokasi.

A Fighting Citizen:
utk peran bang AA, gak perlu sampai harus memahami ayat agama lain sesuai konteks. Dia cukup beropini sesuai kapasitas dan know-about dia.
Nurut saya, dia sudah benar tegas mengritik pdt Saefudin (kasus 300 ayat kekerasan Alquran). Jadi dia tetap netral, non partisan dalam pembelaan atas minoritas. Biar dia tetap bisa dinilai objektif dalam jihad beliau memerangi intoleransi dan radikalisme.

«§» scarlet:
sama seperti mengutip suatu tulisan tanpa memahami maksud dab konteks tulisan itu, pokoke asalkan tulisan tsb meyebutkan kata 'perang, bunuh, dll' pasti dianggap sbg ayat² kekerasan, padahal ada ayat² yg pake bahasa kiasan.

A Fighting Citizen:
ya benar.
Sebenernya itu juga inti dari platform logika seorang AA (DS dkk) utk memperlakukan agama secara logis dan kontekstual.
Di kresten dan agama2 lain, sudah terbiasa reformed dan otokritik. Di Islam ini masih jauh panggang dari api. Makanya seorang AA bisa dikucilkan dari komunitas Minang (suku dia sendiri), dianggap kafir dan menista agama dia sendiri (hanya gara2 dia menantang aturan sholat 5 x sehari yg tidak tertulis di KS Alquran ... hanya gara2 dia mendukung Alkitab bahasa minang .. hanya gara2 dia bilang Tuhan orang Islam bukan arab dsb).

Dan saya heran, gak habis2 nya warga dan kelompok muslim ini kerap mempermalukan mereka sendiri, spt isu rendang babi, nasi uduk aceh, melarang pendirian rumah ibadah agama lain, membakar merusak membunuh atas nama Tuhan dsb.

Echoing bang AA: teruslah pakai LOGIKA, karena hanya dengan LOGIKA, bangsa ini akan selamat.
Tabik.

«§» scarlet:
orang² memahami ayat² perang di alqirun memang berdasarkan konteks dari ayat tsb yg memang ditujukan memerangi, membunuh, menghancurkan, memprovokasi terhadap orang² yg dianggap kafir.
tapi zombie² ini pake berbagai macam alasan utk mengaburkan maksud sebenarnya dari ayat² ini agar orang² tidak mengetahui ayat² ini bertujuan perintah utk memerangi, membunuh, menghancurkan, memprovokasi terhadap orang² yg dianggap kafir.

...Makanya seorang AA bisa dikucilkan dari komunitas Minang (suku dia sendiri), dianggap kafir dan menista agama dia sendiri (hanya gara2 dia menantang aturan sholat 5 x sehari yg tidak tertulis di KS Alquran ...
--> inilah yg terjadi ketika ada zombie yg menyadari ada yg "aneh" dari agamanya, si zombie itu pasti langsung dilaknat oleh gerombolan zombie ... apalagi si zombie ini enggan utk meninggalkan agamanya.

...teruslah pake logika...
--> inilah yg disebut 'pseudo-logic' atau half-logic.
yaitu tidak menggunakan kaidah² berlogika, misalnya : mengabaikan konteks dari suatu tulisan ayat dan mencari tau apakah tulisan ayat itu punya arti kiasan atau memang arti yg sebenarnya.

Givern Miricle:
dalam konten di ceritakan dia bahwa "semua agama" artinya tidak menunjuk pada suatu agama tertentu

ESA ESPARIA:
Balik lagi kl tengok sejarah Megawati kecil sdh dipersiapkan jd politikus ulung oleh presiden Soekarno dgn sering ikut dampingi beliau saat kunjungan kenegaraan bertemu para pemimpin dunia...terbukti Megawati politikus ulung dan nasionalis sejati, presiden wanita RI pertama, berhasil menjadikan PDIP partai ideologi yg stabil dan berprinsip, saat jd oposisi, menjadi partai oposisi yg berkualitas tanpa nyinyiran, begitu pula insting pilih Jokowi presiden sebuah putusan politik Megawati yg tepat bahkan sejak Jokowi walikota, begitu juga puan sdh dipersiapkan jauh sblmnya tuk jadi
politikus ulung, dimulai anggota DPR, jabatan menteri, ketua DPR dll...Bila puan dipersiapkan jd RI2 itu wajar saja, bila tak terwujud itu masalah garis tangan ...kita lihat...tdk seperti klan SBY serba kesusu dan dipaksakan, blm terbukti dan blm pantas disebut politikus ulung sejati dan nasionalis

F545150:
Celananya yg rampas kadrun udh dibalikin belon? Mungkin buku catetannya tertinggal di saku celana... atau krn efek pukulan kadrun dia jd lupa ingatan kalo dia ini buzer nya cebong apa kadrun ?

WeleWeleAntiJoker:
wkwkwk lucu

tapi ... husss... jangan sebut2 celana dong... kok main "fisik" lagi nih... wkwkwkw joke

golden bucket:
Megawati adalah simbol perlawanan buat Wong cilik, kaum nasionalis garis keras dan kaum marhaen. Perjuangan yg konsisten Megawati melahirkan jokowi, Ganjar, SBY dan byk pemimpin nasionalis. Di tangan Megawati semua jendral tengik dan kroni Suharto diperlakukan baik padahal reformasia agendanya adalah mengadili mereka semua. butuh kebesaran hati Mega utk bisa lakukan semua, makanya beliau dihargai DR HC. Ingat DR HC itu gelar utk org yg sudah melakukan sesuatu bukan DR yang hanya melahirkan sebuah teori yg blm tentu bs dipraktekan.

WeleWeleAntiJoker:
kalau dapat gelar doktor honoris causa dari DALAM NEGERI sih gampang! (jadi ingat jalan pramuka wkwkwk)
tapi kalau dari LUAR NEGERI? gak semudah itu ferguso eh armando...

Indisen:
Masalahnya Mega dapat dari luar negeri juga, dan banyak pula..hahaha

WeleWeleAntiJoker:
biasanya kita mengkritik bu mega di sini
tapi tumben kita bela bu mega hari ini wkwkwkw

Indisen:
Kritik yang pantas dikritik, bela yang pantas dibela. No body

perfect - simple plan ??? ?????

WeleWeleAntiJoker:
iya ... kita belajar tidak mudah telan bulat2 pendapat dia juga... walau dia di kubu yg sama wkwkwkw

212SceloporusMagister:
Maaf saya tdk sependapat dgn Anda
Beliau mengkritik hal yg wajar & melihat dari segi prestasi serta kinerja dari mak banteng juga, apa selama ini yg terlihat dari mak banteng selain hanya king maker?

Indisen:
Mengkritiknya salah sob kalau soal gelar doktor HC. Gelar tersebut yang menentukan layak atau tidaknya universitas yang ngasih, bukan malah tanya Megawati.

Kalau kata sampean Mega aja boleh dikritik, kenapa Ade Armando ga boleh dikritik?

Serius ente ga tahu rekam jejak Mega sehingga dapat gelar HC? Korut dan Korsel aja minta dimediasi sama Mega loh.

«§» scarlet:
maritime and ocean university memberikan gelar di bidang politik?

WhatTheWhat:
Mungkin AA juga lagi kesal sama politik "kepak sayap" bu mega, entah kenapa saya kepikiran kesitu.

212SceloporusMagister:
Mega tidak bisa dibilang sebaik mendiang ayahnya dulu, apalagi Puan yg klemar klemer
Tapi anak ideologisnya cukup banyak, Budiman Sudjatmiko misalnya

Debrodjo:
Kanal-kanal berita hanya mengutip Viva, penulis juga; artinya tulisan itu kurang dapat dipercaya. Apakah penulis sudah cek sendiri ke Ade Armando?. Saya setuju tulisan penulis: "Mustahil orang penuh logika tidak tahu apa gelar doktor yang dimaksud Megawati." Jadi hil yang mustahal Ade berkomentar begitu bodoh layaknya kadrun.

Indisen:
Sayangnya setelah dicek ke IG Ade Armando, apa yg ditulis media memang tulisan utuh Ade Armando di IGnya.

Mungkin Ade yang harus jelasin apa maksudnya? Gelar HC itu yang menentukan layak atau tidak adalah universitas yang memberi dan universitas yang memberi Mega gelar tersebut bukan universitas asal-asalan, baik yang dalam maupun luar negeri.

Kenapa malah nanya (nyinyir) ke Mega soal gelar tsbt..

Johan Mulyadi T:
Langsung deh para pengkomen yang ga suka Mak Banteng ikut nyinyir, dasar jiwa KEPO.

Indisen:
Mereka kesel karena kepak sayap puan. Sedangkan Ganjar saja santai, karena Ganjar tahu pada akhirnya yang elektabilitas paling tinggi lah yg akan dipilih Megawati.

Makanya Ganjar tegas menolak tawaran Nasdem dan bilang "saya tetap PDIP".

Cebong pro Ganjar masih kurang sabar, sedang Ganjar sendiri dia begitu sabar. Udah pengalaman jd oposisi 10 tahun bersama mak Banteng.

Debrodjo:
Saya setuju dengan analisa mas alif (di yutub) tentang orang-orang yg mendorong-dorong Ganjar segera nyapres sembari menjelek-jelekkan Bu Mega dan Puan. Mereka itu sesungguhnya bertujuan merusak soliditas pdip dan mengambil keuntungan dari hal itu. Mereka tidak peduli Ganjar nanti dicapreskan dan menang atau tidak, yang penting dapat menaikkan suaranya/kursi; karena mereka memang bukan dari pdip.

Firman S. Sutaryono:
Kok anda seolah2 menganggap Ahmad Dhani jauh lebih hebat dlm bidang musik daripada Rhoma irama?? Yg somplak Ade Armando knp Rhoma irama yg anda bawa2 ?? Ahmad Dhani paham not balok & byk tau tentang musik bukan berarti Ahmad Dhani jauh lebih hebat dari Rhoma. Sempit sekali pemahaman musik anda. Bukan itu untuk mengukur kehebatan seseorang, melainkan sejauh mana karya2nya dinikmati masyarakat & berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Ahmad Dhani justru minta tanda tangan Rhoma waktu mereka bertemu di rumah Ahmad Dhani.

Indisen:
Serius ente ga paham maksud kalimat yg ditulis? Maksudnya kalau soal teori, pengetahuan musik, filosofi musik Ahmad Dhani itu jenius. Tapi kalau soal praktek, menghasilkan karya, dan kontribusi bagi dunia, jelas Rhoma lebih unggul makanya dpt gelar HC.

Ga ada penulis bilang si Dhani lebih hebat soal musik, malah dia muji Rhoma emang layak dpt gelar HC.. Karena dia diakui dunia sebagai raja dangdut.

Kalau debat soal teori, jelas rhoma akan kalah. Tapi kalau soal penghargaan yg diakui dunia, Dhani yg akan dibantai Rhoma..

Firman S. Sutaryono:
Itu kan anda yg nerjemahin sendiri tulisan si penulis. Terjemahan saya beda

«§» scarlet:
jadi, gelar doktor yg formal itu utk di bidang teori sedangkan gelar doktor kehormatan (HC) itu di bidang praktek?

Claudy Knehans:
lebay lah kalo jenius, emang dia sekelas mozart, bach dsb???

Indisen:
Yang pasti lebih paham dari Rhoma kalau debat soal musik. Tapi kalau kontribusi untuk dunia, Rhoma dengan dangdutnya lebih baik.

Kurang fair apa perbandingan ini?

Martabak Sweet:
Saya saja tahu maksud Bang Jaya.
Kalau debat membaca not balok, kunci G, kunci F, tempo dan lainnya, tentu Dhani lebih hebat dari Rhoma.

Claudy Knehans:
setuju dgn pendapat masnya, tp g setuju kalo dani dibilang jenius kwkwkw

212SceloporusMagister:
au ah, gak ngerti lagi. orang ini tipikal jkw die hard
sedangkan cak alif malah biasa2 saja

iam hêylêl:
Karena rendang b4b1. Ahaha

si memble:
Ya, kali ini bung Ade salah alamat. ????

«§» scarlet:
Korea Maritime and Ocean University , Busan, Korea Selatan. Universitas ini menganugerahi Mega gelar doktor kehormatan di bidang politik.
maritime university memberikan gelar di bidang politik ???

A Fighting Citizen:
bisa aja ... namanya boleh bau2 kelautan, tapi kan bisa bikin disiplin ilmu yg overlapping core academic nya. Misal hub internasional, ilmu politik dan pemerintahan, dsb.

«§» scarlet:
kompetensi dan kapasitasnya apa?
emangnya di maritime and ocean university itu ada fakultas ilmu politik?
seharusnya setiap univ mendedikasikan diri di bidang spesialisasi-nya masing².

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pertanyakan Gelar Doktor Megawati, Otak Ade Armando Somplak Karena Digebuk Kadrun? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/pertanyakan-gelar-doktor-megawati-otak-ade-r2cckxc3dC

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: