You Now Here »

Apakah Pelanggaran Lampu Mati Untuk Sepeda Motor Harus Ditilang Tanpa Alasan?  (Read 88 times - 44 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,999
  • Poin: 26.078
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




tuturtinalar:
Dari perpektif keselamatan berkendara di jalan raya, menyalakan lampu depan & kelengkapan spion sangat penting agar bisa melihat dan terlihat oleh pengendara lain. Dua kelengkapan kendaraan ini seharusnya menjadi "no-go items" untuk semua jenis kendaraan bermotor selama dikendarai di jalan raya (bukan hanya saat keadaan gelap), karena berkaitan langsung dengan faktor keselamatan.

Saya kurang setuju kalau penulis mengatakan urusan knalpot dan plat nomor lebih urgent daripada urusan lampu. Knalpot bising memang bikin gondok & menyulut emosi, tapi toh dari segi ptensi resikonya thd keselamatan berkendara, pelanggaran tsb tidak secara langsung mengancam keselamatan pengguna jalan lain (paling kesehatan kuping & tekanan darah tinggi). Plat nomor tdk standard atau STNK mati pun tidak berpotensi menyebabkan kematian pengguna jalan lain. Maaf, bukan berarti saya mentolerir pelanggaran tsb, tapi untuk menggambarkan bahwa urusan lampu kendaraan itu justru lebih urgent/krusial karena berkaitan langsung dengan perkara keselamatan berkendara.

Tapi saya setuju dengan pendapatnya bahwa pelanggaran tidak menyalakan lampu depan saat siang hari tidak harus dalam bentuk tilang, terutama kalau memang karena kelupaan si pengendara atau tidak sengaja switchnya kesenggol. Toh tujuannya adalah kendaraan bisa melanjutkan kembali perjalannya setelah syarat menyalakan lampu tsb dipenuhi. Sedangkan untuk kendaraan yg lampu depannya putus/rusak, tahan saja suratnya & pengendaranya wajib memperbaiki lampunya ke toko/bengkel terdekat, toh harga bohlam lampu & ongkos perbaikannya lebih murah daripada biaya tilang.

Penindakan melalui tilang memang bisa memberikan efek jera agar pelanggaran tidak berulang, tapi yg lebih penting adalah menanamkan pemahaman kepada pengendara akan tujuan & manfaat dari aturan menyalakan lampu depan di siang hari tsb, karena banyak pengendara yg masih beranggapan lampu depan kendaraan fungsinya sebatas penerangan saja sehingga menyalakan lampu depan di siang hari dianggap konyol. Untungnya makin banyak kendaraan bermotor yang sudah bawaan pabriknya sudah dilengkapi lampu depan otomatis (Automatic Headlights On / Automatic Front Driving Light di motor, dan Daytime Running Light di mobil) dan juga pengendara2 (yg sadar akan manfaatnya ataupun cuma untuk gaya) melengkapi kendaraannya dengan lampu AHO/DRL aftermarket.

Dan menjawab pertanyaan penulis "masih relevankah aturan lights-on" tsb, saya berani jawab "MASIH!" karena memang aturan tsb penting bagi keselamatan berlalulintas. Saya pribadi merasakan manfaatnya; sekilas cahaya /glint lampu kendaraan yng terpantul di spion sangat membantu dalam meningkatkan kewaspadaan (situational awareness) saat berkendara, dan juga memberikan manfaat buat pengendara lain. (prinsip To-See-and-Be-Seen).

Widodo SP:
Thank you udah melengkapi tulisan saya.

tuturtinalar:
You're welcome, Mas ... keep safety riding.

Kucing_lap3r:
"Restorative justice" ga jalan, yang dipake " Retribution Justice"

Donny Rahardian:
Pemakaian lampu siang hari pada motor penting kok,

Untuk menandakan keberadaan kita kepada pengandara lain terutama mobil,

Motor kalau di belakang terlalu mepet ke body mobil itu gak keliatan di kaca spion.

Widodo SP:
Siap mas Donny. Terima kasih atas apresiasinya

Danii Kvyat:
klo misal,Si pengemudi gaa tau klo bohlam nya putus d tengah jalan (motor uda AHO), masa gaa ada toleransi?

firman proindo:
Pasang lampu tembak aja

Jay:
Celah cari cuan..

Supreme Leader:
Polisi mau dibenerin?

Urusan polisi lalu lintas belajar aja ke beni Edward dari Palembang, ada d youtubenya....dia spesialis ngurusin polantas bangke sampe urusannya ke propam.

Ga usah malu klo urusannya soal belajar

firman proindo:
Motor saya lampu utamanya tidak saya hidupkan dipagi hari karena sudah saya ganti pakai lampu tembak 30wat ????  kalo pagi cukup lampu kota. dan lampu kotanya sendiri sudah sangat terang karena pakai sein Dajjal ( t10 super bright ) walaupun siang tetap terang

irina breach:
Tilang itu mainannya polisi sob

ian christian:
Tetap relevan,dan utk pelanggaran atau bahkan keteledoran pun berkenaan dgn ini tilangpun tetap bs diterapkan sebagai efek jera dan agar org bener2 prepare saat menggunakan sepeda mtr di jln raya.
Pelajaran /pengalaman tdk smua murah hrg nya..tp akan membuat kita jd lbih baik kedepan nya..

Bocah Kampung:
Kalau dalam kondisi hari yg terang, cerah, terik, jarak pandang luas, lebih ke unfaedah.

Kecuali dalam kondisi berkabut, mendung, hujan lebat atau apapun yg mengurangi jarak pandang atau kondisi pencahayaan berkurang, baru bisa efektif.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Apakah Pelanggaran Lampu Mati Untuk Sepeda Motor Harus Ditilang Tanpa Alasan? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/apakah-pelanggaran-lampu-mati-untuk-sepeda-motor-bjsANpQOII

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: