You Now Here »

Kasus Cabul Di Pesantren Siddiqiyah Bukan Sekedar Masalah Pribadi Pelaku Dan Korban!  (Read 65 times - 64 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 25,999
  • Poin: 26.078
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Stevanes Ariffin:
Kalo Pak Kyai mengatakan anaknya di fitnah, dan cuma bliyow yang tau, maka dipersilahkan dengan hormat agar Pak Kyai menyampaikan bukti, saksi dan pembelaan lainnya di pengadilan nanti. Kalo pembelaan Pak Kyai diterima, ane yakin anak Pak Kyai akan divonis bebas koq... Tapi, Pak Kyai jangan menggunakan pengaruh Bapak untuk menekan para saksi terutama saksi korban nantinya..

HoleHound:
sekalian bapaknya ditangkep lah menghalangi tugas polisi, yg melawan lainnya brondong peluru br namanya tegas

WeleWeleAntiJoker:
memang hukumnya itu bagi penghalang atau orang yg membantu menyembunyikan pelaku kriminal = hukuman penjara juga..

dan ini kejadiannya udah lama dari 3 tahun lalu dihalang2in...

coba kalau rakyat kecil, wuih mungkin sekalian kakek nenek diangkut semua masuk penjara (dan pernah kejadian nenek pencuri kayu juga diangkut masuk penjara) jadinya kesannya polisi pilih kasih dan penakut

HoleHound:
makanya lemaaaah di tangan listyo kapolri makin lemaah zaman tito bs membuat onta pulang kampung 3 taun

Indisen:
Tapi, Pak Kyai jangan menggunakan pengaruh Bapak untuk menekan para saksi terutama saksi korban nantinya..

Hampir mustahil kalau ini sih ??? ?????

HoleHound:
pdhl cara harto it udh bener igt peristiwa talang sari, trorootoototot mati semua emg cuman it cara mengatasi org mabok agama

WeleWeleAntiJoker:
kita perlu datangkan tim Mission Impossible...
(sambil menyalakan lagu theme song Mission Impossible)
teng-teng.. teng-teng-teng-teng... teng-teng-teng-teng... teng-teng-teng-teng...
na-ni-nu...
na-ni-nu...
na-ni-nu...
ne-no...

WeleWeleAntiJoker:
ah, sejarah akan berulang, akan ditekan2 pula, kalau perlu: digrepe2 sekalian..

Kucing_lap3r:
Yang patut dipikirkan bukan hanya masa depan para korban sepihak saja, tapi apakah ada efek samping dari tindakan buruk tersebut selain para korban perempuan yang hamil dan malu....tapi juga perlu dipikirkan apakah mereka akan menjadi pelaku berikutnya ( biasanya bisa terjadi pada kasus homosexual / lesbian ), bagaimana menanganinya? Karena sudah jelas hukum yang ada sekarang tidak memberikan keadilan yang sesungguhnya dan para penggiat hukum nampaknya menganggap remeh hal2 ini, jadi tidak heran bila LGBT semakin marak karena tidak adanya kemauan & kemampuan secara intelektual dan praktek yang tegas dan tuntas, tinggal tunggu kapan ramalan 'Menhan' akan terwujud.....

HoleHound:
kl sy jd presiden sy akan mempersilahkan si gadis it it menusukkan besi panas ke selangkangan si bechi/pelaku tsb plintir terus sampe tembus dada! abis it taruh di alun alun, biar org ga ad yg berani lagi melecehkan
????

Grud:
masa yang berdoa 5x sehari akhlaknya kalah dengan yang seminggu 1x, bahkan sama yang sebulan 1x . . .

Mr. Anonimus:
Pak Kiai juga tahu sebenarnya perbuatan pencabulan itu salah, namun mungkin ada sesuatu yang yang memaksanya mem-buta-kan hati nuraninya... Pemerintah tidak bisa memakskan harus hitam putih atas segala sesuatunya... kadang-kadang area abu-abu adalah kompromi bersama tanpa menghancurkan

jane ora dong:
Semoga para pembuat opini hati2, terutama perempuan, bila akan membuat opini pembelaan politik tolong gunakan hati yg paling dalam.
Berita tentang pelecehan seksual seperti ini sdh kita dengar berpuluh puluh tahun yg lalu, hanya saat itu belum era keterbukaan dan akses internet belum semaju sekarang.
Korban2 terdahulu mungkin sdh ada pemulihan batin dan juga korban2 yg dahulu tdk memperoleh perlindungan hukum, sehingga hanya menjadi luka batin yg terpendam, bagaimana kalau mereka mendengar peristiwa spt sekarang dan melihat penanganan yg berlarut larut, bahkan soal perijinan saja menjadi seperti drum molen sekaten, maka itu akan membuka luka batin kembali bagi mereka.

Tinjauan sosial yg mendalam perlu dilakukan, bukan sekedar pertimbangan politis.
Ingat kita semua punya keluarga petempuan, minimal ibu kita.
Tentu ini akan menimbulkan pertanyaan pd orang2 terdekat kita yg pernah menempuh pendidikan sperti itu dan tentu akan timbul analisa atas jawaban yg diberikan oleh mereka, lihat dari jawaban dan gerak tubuh terutama sorot matanya, bagaimana meteka mengingat atas hal yg mereka alami.

Kasihan mereka bukan hanya korban tp juga mungkin anak2 mereka dan akan banyak pertanyaan2 yg menyertainya.

Semoga ini menjadi pertimbangan sang pemilik kuasa.

rcc bali:
"Penulis di sini tidak mempersoalkan soal pembatalan pencabutan izin
tersebut, tidak masalah kalau ada yang setuju dengan menteri yang
sekarang merangkap jabatan tersebut (padahal Jokowi sebelumnya bilang
tidak boleh ada menteri yang rangkap jabatan)".......... rangkapan jabatan Muhadjir nggak melanggar arahan Jokowi, krn Muhadjir hanya menjabat sebagai ad enterim yang disebabkan Menteri Agama dan Menteri Sosial berhalangan naik haji, nampaknya penulis nggak bisa mmbedakan rangkap jabatan permanen dan at enterim atau jangan2 malah nggak paham tata negara, ada yang setuju? aq kok ngelu .....................................

Debrodjo:
Bagaimanapun, dunia ini akan mencari jalan kehancurannya. Lihat saja berapa banyak rumah ibadah dibangun, berapa sering akhlak diajarkan, dari pagi sampai pagi orang-orang rajin beribadah. Bahkan di beberapa pusat pendidikan akhlak diajarkan, kerusakan itu justru disemaikan oleh tokoh pengajarnya.

HoleHound:
krn agama cmn bikin masalah kl tanpa kesadaran spiritualitas dan pencerahan pikiran
dlm kristen ad istilah metanoia bs dibilang pembaharuan akal budi, kl kristen ga mencapai tahap it sama aj bajal jd kristen TOLOL fanatik agama ga jelas

Abdul Kahar:
ajaran cabul sungguh menggoda untuk di tindaklanjuti ??? ?????

Hotma Tigor:
Komentar dr ormas MUI tentang ACT dan kasus si bechi kok sepi yah...

Jay:
LgiĀ² pemerintah tunduk oleh sekelompok orang....d mna wibawa hukum sesungguhnya?

Indisen:
Di selangkangan mas Bechi mungkin??

Jagardo Situmorang:

(click to show)


HoleHound:
pantesan negara ini ..........

WeleWeleAntiJoker:
memang kalau soal DNA, jangan main2, dunia kedokteran sudah menyatakan, perkawinan jangan terlalu dekat dengan DNA famili, bisa kelainan faktor genetika...

tapi orang2 itu gak mau percaya sih, urusan merekalah, tapi jangan paksain khilafah mereka di negara orang lain dong...

bangsa kita mah pintar2, gak mau kawin sama yg dekat2 DNA nya...

oh ya, selain di sana, ada juga budaya negara jepang yg mengizinkan hubungan keluarga sepupu juga bisa dikawinin... negara ini juga siap2 degradasi DNA

Jagardo Situmorang:
Kl jepang kecil kemungkinan krn negara maju penduduknya cendrung loveless society zero baby growth beda dgn indo,prnikahan antar sepupu msih marak bhkn dilingkungan pesantren

HoleHound:
negara maju it pd ga mau nikah emg unik! cnth aj china mmg pnddk plg bnyk dunia, tp kelahiran tiap tahunnya sgt rendah, taun 2050 malah india yg bakal menjadi plg tinggi, krn kerjaannya org sana ngentu doang! ????

WeleWeleAntiJoker:
bener juga. ralat soal jepang, sob. gak ngaruh gara2 zero baby growth..

iya, ada mulai "gangguan".. pokoknya semua berbeda sejak negara api menyerang..
soalnya zaman gue dulu gak ada yg begituan, malah diwanti2 gak boleh suka sama sepupu.. meski sepupu jauh... gak boleh juga..

mungkin anak2 zaman sekarang, gak bisa nahan nafsu sama sepupu.. akhirnya biar halal maka nikah padahal ada apa2nya!

salah satu faktor juga adalah HARTA. mau pertahankan harta keluarga supaya gak nyasar ke keluarga lain, ujung2nya kasih kawin anak dengan sepupu. itu kadang terjadi.

WeleWeleAntiJoker:
good!
kagum pada penulis yg kayak David VS Goliath...
semangat juang memperbaiki sistem pendidikan yg error sudah secara TSM (Terstruktur, Sistematis, Masif)

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kasus Cabul Di Pesantren Siddiqiyah Bukan Sekedar Masalah Pribadi Pelaku Dan Korban! Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/kasus-cabul-di-pesantren-siddiqiyah-bukan-sekedar-XitBJUWJ8A

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: