You Now Here »

SBY Mangkir Hadiri HUT RI Di Istana Negara Tanda Kecacatan Moral Seorang Negarawan  (Read 91 times - 111 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 26,205
  • Poin: 26.284
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




F545150:
Negarawan yg tidak elok dgn kecacatan moral yg memprihatikan yg sulit di ubah sampai lebaran kuda...

irina breach:
menurutku aku tak peduli kebo hadir atau tidak. tak usah dipedulikan dan nggak ada pentingnya. yg paling penting pertunjukan jalan terus.

MYann:
SBY memang CACAT MORAL

firman proindo:
Sby mungkin perlu suasana baru dlm upacara bendera makanya lebih memilih upacara bendera di tempat lain.

Christoper Sigit:
Kalo benar Megawati sudah mencontohkan tidak pernah datang selama SBY menjabat berarti ya maklum aja kalo SBY tidak datang juga.

Erika:
Sdh dibahas dibawah... silahkan scroll down

Han:
Ketidak hadiran SBY sebagai Presiden RI ke-6 di 7 kali peringatan HUT RI ibarat tanda adanya kecacatan moral seorang negarawan yang tak mampu menangani masalah pribadi.

Kritik dan label yang sama juga patut ditujukan kepada Megawati, yang track recordnya bahkan lebih parah dari SBY. Dari 10 tahun SBY menjabat, Megawati datang nol kali. Bahkan sebenarnya Megawati lebih patut dikritik lebih keras karena memberi contoh yang tidak baik kepada penerusnya. Anehnya penulis tak menyebut Megawati sama sekali padahal biasanya selalu kritis.

Note: Saya bukan pendukung SBY dan saya tetap mengkritik tindakan SBY tak menghadiri peringatan HUT RI. Namun kita juga harus bersikap adil.

Erika:
Pertama tulisan di atas khusus menuliskan ttg SBY.
Kedua sejarah mencatat SBY menusuk megawati dari belakang utk menjadi presiden Indonesia. Sy ga akan kaget kalau megawati mmg tdk diundang oleh SBY pada acara HUT RI.
Ketiga skrg yg menjabat sbg presiden itu jokowi bukan megawati. Lalu mengapa SBY ttp bersikap memusuhi jokowi? Sikap memusuhi SBY pd jkw tdk hny absen di HUT RI tapi di byk hal...

Han:
Pertama tulisan di atas khusus menuliskan ttg SBY.
Saya akan menerima hal ini seandainya anda di bawah tidak menuliskan pembenaran atas sikap serupa Megawati. Di satu sisi anda mengkritik keras SBY (dan saya setuju dengan anda akan hal ini). Namun di sisi lain anda mencari pembenaran untuk Megawati. Tidakkah kita harus bersikap imparsial bahwa perbuatan benar adalah perbuatan benar dan perbuatan salah adalah perbuatan salah, terlepas dari siapapun yang melakukannya?

Kedua sejarah mencatat SBY menusuk megawati dari belakang utk menjadi presiden Indonesia. Sy ga akan kaget kalau megawati mmg tdk diundang oleh SBY pada acara HUT RI.
Kalimat pertama saya sependapat dengan anda. Tapi kalimat kedua tidaklah benar. SBY sebenarnya mengundang hanya saja yang diundang tak mau datang. Bisa dicek berita2 lama. Selain itu, bahkan acara pelantikan SBY pun Megawati ogah datang sementara Hamzah Haz (wapres Megawati kala itu) menyatakan bersedia. Megawati sakit hati, ok bisa diterima. Tapi ada kepentingan negara yang jauh lebih tinggi.

Ketiga, saya tak perlu berkomentar. Karena pada dasarnya saya pun juga mengkritisi keras sikap SBY yang memusuhi Jokowi. Hanya saja saya juga mengkritisi standar ganda yang digunakan terhadap dua mantan presiden kita tersebut.

Debrodjo:
Mungkin bagi Bu Mega, sby adalah seorang penipu yang tidak kesatria (ada nggak penipu kesatria?). Jadi sikap Bu Mega -> sby sebuah sikap politik, bukan pribadi, konsisten dijalani selama 10 tahun. Meskipun penipuan atau kebohongan itu bisa dikategorikan sebagai tak-tik politik (bukan tik-tok ya), tetapi tetep saja berakibat kalah pil pres (bayangkan sakitnya). Dampak (keberhasilan) tipu-tipu itu luar biasa, silahkan cari sendiri, daftarnya panjang, bisa dimulai dengan autopilot.

Han:
Masuk akal dan bisa jadi SBY memang dulu menipunya. Saya bisa mengerti kalau Megawati merasa sakit hati. Tapi tetap saja... sikap pribadi, sikap politik tidak seharusnya ditempatkan diatas urusan negara.

Erika:
Setuju.... but talking is cheap. Megawati hrs hadir di HUT RI dipimpin SBY tidak semudah SBY hrs hadir di HUT RI dipimpin JKW.

Han:
Megawati hrs hadir di HUT RI dipimpin SBY tidak semudah SBY hrs hadir di HUT RI dipimpin JKW.

Well, yes & no.
Yes, karena Megawati merasa sakit hati karena alasan yang telah anda jelaskan di bawah.
No, karena disini ada faktor influence yang berpengaruh. Akan lebih sulit bagi SBY untuk tidak hadir pada HUT RI seandainya ia adalah orang pertama yang akan melakukan itu. Tapi disini ia telah mendapat "contoh" dari pendahulunya.

Han:
Sebagai perbandingan...
Ada orang2 dulu yang membenarkan sikap Prabowo mendekat ke kaum kadrun karena PDIP ingkar janji dan mengkhianati perjanjian "tak tertulis" Batutulis.
Saya bantah argumen mereka. Katakanlah memang betul PDIP ingkar janji, tetap saja tindakan Prabowo mendekat ke kaum kadrun dan menggunakan segala cara untuk menang sama sekali tidak menunjukkan sebuah sikap kenegarawanan.

Erika:
Itu politik dimana politik itu sendiri memiliki definisi "cara mencapai tujuan". Cara - mencapai dan tujuannya apa semuanya sah. Di dalam politik tdk ada kata salah haram dan sejenisnya.

Han:
Apa yang anda katakan itu adalah ciri seorang politikus dan saya tak akan meng-argue hal itu. Tapi ini kita membahas seorang negarawan karena tulisan anda adalah tentang seorang negarawan bukan politikus.

Debrodjo:
Seperti membalik mata uang.

TMP2020:
Sebelum Megawati, sdh dicontohkan oleh Suharto, Habiebie dan Gus Dur kok

Han:
Nah, mungkin perlu dibahas juga semuanya.

Panda:
Sayang nya sdh di wariskan ke kedua anaknya.
Kenapa ya SBY badan doang gede, nyali kecil, ketemu Bu Mega aja takut,
Apa " Merasa " Bersalah ke Bu Mega.

Han:
Dia meniru contoh yang dilakukan Ibu Mega dulu.

Erika:
Jika anda diposisi spt megawati yg ditusuk dr belakang oleh teman kerja yg menyikut anda utk jabatan yg hrsnya menjadi hak anda, kalu anda diundang perayaan yg dia adakan, anda akan hadir?

Debrodjo:
Lebih mudah yang komen (termasuk aku ya), cukup dari luar arena serasa menguasai permainan, nggak perlu pakai perasaan.

Han:
Tergantung. Kalau perayaan pribadi saya tak akan menghadirinya. Tapi kalau menyangkut kepentingan banyak orang (misal masa depan perusahaan), maka saya tetap akan menghadirinya meski dalam hati merasa berat. Disini jiwa besar diperlukan.

Untuk pemimpin negara, mereka seharusnya jauh lebih dewasa menyikapi hal2 seperti ini dibanding level anda atau saya karena menyangkut kepentingan negara.

TMP2020:
Suharto, Habiebie dan Gusdur sdh memberi contoh terlebih dahulu

Han:
Terima kasih atas tambahannya. Berarti dalam hal ini Pak SBY tidak sendirian.

Njoto:
Pilihannya cuma dua: menjadi negarawan atau gelandangan politik

TMP2020:
Cek semua mantan, pd banyak absennya tuh

Suharto
Habibie
Gus Dur
Megawati
SBY

Silahkan dicari alasannya pembenarannya ya

Han:
Semoga ke depannya nanti Pak Jokowi akan memberikan teladan yang lebih baik dibanding para pendahulunya.

WeleWeleAntiJoker:
Emang ahli bidang mangkrak2..

Upacara bendera aja dia sengaja mangkrak-mangkrak gak mau hadir.. lalu auto pilot ke malingsial.. mungkin masih antek2 mamarika preeport dan sekutunya, malingsial ligitan

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel SBY Mangkir Hadiri HUT RI Di Istana Negara Tanda Kecacatan Moral Seorang Negarawan Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/sby-mangkir-hadiri-hut-ri-di-istana-negara-tanda-mDWMgrecNS

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: