You Now Here »

Pelaku Bom Bunuh Diri : Nama Agus Muslim, Tapi Baca Ayat 29 At Taubah Cuma Setengah!  (Read 75 times - 65 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 26,651
  • Poin: 26.730
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




HoleInBrain:
Selama msh blm JUJUR mengakui penyakitnya sndr, maka ya penyakitnya ga sembuh sembuh krn obatnya salah terus

Roy Wijaya:
honesty is not part of their teachings and moral virtue, jadi susah mengharapkan mereka untuk jujur...

Roy Wijaya:
nah, kelihatan kan hipokritnya anda....bagaimana anda yang tidak punya otoritas mengklaim tafsiran anda yang paling benar dan si agus ini salah? hati2 anda kalau memelintir ayat dari kitab suci anda sendiri, orang-orang non muslim sudah pandai membaca dan tidak miskin literasi. Jizyah itu pajak kepala yang besarnya tidak jelas, bisa 50% bahkan bisa 100%. Coba aja anda baca "reliance of the traveller". buku ini yang buat orang muslim lho, berdasarkan mazhab Syafei, sumber islam sendiri. Kalau ajaran anda sudah melegalkan, membolehkan, menyarankan, dan mewajibkan memerangi yang beragama lain, apa yang salah dari tindakan si agus teloris itu??

Erika:
Ga baca dibawah gue tulis "quraish shihab"? Lanjutkan dengkimu padaku ??? ??? ??? ???

Roy Wijaya:
saya ga dengki sama orang munafik kok mbak. rugi di saya. tapi saya wajib meluruskan  karena saya tahu Kebenaran. quraish shihab sama halnya dengan anda, hipokrit dan pembohong. Semua orang non muslim tahu kalau quraish shihab berbohong soal perjanjian najran. Kalau anda meng-endorse seorang penipu, maka anda sama saja menjadi penipu

Bono Chandra:
Nahh

Arif Soetanto:
Ayat buat penjajah

iam hêylêl:
Jadi kami kristen harus tunduk kepada muslim dg membayar jizyah ? Perang yuk.. ahaha

Arif Soetanto:
Kalau ga bayar upeti, wajib diperangi

Ajaran yg damai? Rahmat untuk semua orang?

Roy Wijaya:
mangkanya saya ga percaya slogan "muslim yang mencintai minoritas", mungkin mencintai harta, duit, perempuan minoritas bisa jadi ya...tapi benar-benar mengasihi minoritas?? hanya kebohongan dan kemunafikan..

B-Over:
Malah makin terang benderang dong yang di-bold itu apa. Tipikal yang ngga mau belajar sejarahnya sendiri.

Kalau mau pakai hati nurani, ya ngga usah bawa2 manual book-nya.

TMP2020:
Ayat tsb sangat cocok utk diterapkan ke yg bukan muslim.

Ternyata memang diperintahkan dan tertulis pula, ya memang wajib dilaksanakan dong !!

Serem....

Arif Soetanto:
Ayat yg mengijinkan pemalakan kepada kaum non muslim (kafir). Pantas aja semua yg beda aliran dicap kafir. Boleh dipalak

ger 12:
lha makanya kan pada meledak.....,

Arif Soetanto:
Perang pake ayat itu
Bom bunuh diri pake ayat ini
Persekusi pakai ayat sana

Ayat ini buat menjajah & menekan umat agama lain. Harus bayar pajak dgn patuh & tunduk = dijajah

Emang enak kok ajarannya. Flexible banget

Rana didjaja:
Al Qur'an ditulis 200 tahun setelah nabi SAW wafat jadi,gada yg ngoreksi kebenaranya.lalu pada masa itu abjad atau huruf arab baru 5 sampai 7 abjad/huruf filsuf dan satrawan pada masa itu blm canggih di Arab ditambah berebut kekuasaan marak hingga kini di jazirah Arab so,bisa jadi penulisan Al Qur'an dipengaruhi oleh kepentingan kekuasaan.sampai saat ini org yg mengaku islam masih blm bisa mendefinisikan islam mana yg patut di teladani dan seabrek persoalan yg blm bisa dijelaskan kecuali oleh dogma jg doktrin. yg baik itu jgn saling menyakiti meskipun terhadap lingkungan.haaa,...ribettt

Arif Soetanto:
Nulisnya aja nun jauh di sono

Roy Wijaya:
ga ribet kok...kalau ajaran segitu kacaunya, ya ditinggalkan akan menjadi solusi yang terbaik. masalahnya anda tidak punya keberanian kan?

ger 12:
duh enaknya kalo mau masuk surga.......bunuh diri........, ngapain capek idup ya......

Grud:
orang bego, mau aja dikontrol sama buku yang keasliannya saja masih dipertanyakan . . . apalagi kebenarannya . . .

Mirip Wahyu Affandi:
Semua berawal dari wawasan sempit.
Pada level pertama, wawasan sempit melahirkan kekerasan hati dan fikiran, menganggap semua yg tidak sama dg dirinya adalah salah, sesat, ahli neraka.

Pada level kedua, wawasan sempit melahirkan kekerasan verbal. Mencaci, menghujat, menghina, mengancam, memvonis orang lain baik secara lisan ataupun tulisan lewat komen di medsos misalnya, menyebarkan hoax, dll.

Pada level ketiga, sempitnya wawasan melahirkan kekerasan fisik. Contohnya ya seperti ini, membom, menggorok,  menembak dan kekerasan fisik lain.

Sumber semua itu adalah akibat sempitnya wawasan. Dalam kasus terorisme mengatasnamakan Islam, para pendakwah itu mendoktrin kepada jamaahnya, bukan menyampaikan amanah ilmiah. Pendapat2 yg berbeda tidak disampaikan, hanya pendapat yg diikuti kelompok merekalah yg didoktrinkan kepada jamaahnya sebagai satu2nya kebenaran.

Pada akhirnya, doktrin semua yg berbeda dari kelompoknya adalah musuh, dan semua musuh kelompoknya adalah musuh Tuhan juga, berhasil tertanam pada individu2 lemah yang sempit wawasannya dan kerdil pola pikirnya. Pola pikir kerdil dan wawasan sempit ini bisa menjangkiti siapa saja, ga peduli dia kaya, miskin, pejabat tinggi, bahkan orang2 bergelar akademik tinggi sekalipun.

The Susan:
..numpang nanya..napa ya tiap gw resfresh komp ku sll ada cewe mangap.. ??? ?????

Real Lone Wolf:
Menurut saya Wan anus bau edan tidak memakai politik identitas. Wan Yaman dan pengikutnya cuma jual agama demi politik. Jual ayat dan mayat saja. Bukan identitas broo..kelebihan bayar loh bukan korupsi... Cuma bisa ngomong loh bukan Gak bisa kerja... Punya ulama Bibib jijik chat s3x is imam big jumbo..

Rana didjaja:
satu kitab Al Qur'an jgn dikonotasi ya,ada 2000 an kaum sufi yg ktnya telah bertemu Allah/Tuhan,tapi mereka saling sindir dan saling kritik ajaran masing2 artinya,masing2 mereka melihat Tuhan yg beda.itu ada di sila pertama Pancasila.Tuhan itu ESA,bersahaja,tidak menyerupai sesuatu.jadiin Pancasila harga mati seperti pernyataan NU dan Muhamadiyah dlm berbagai kesempatan

Roy Wijaya:
yakin quran itu cuman satu versi??? segitu banyak versi quran dan isinya beda-beda gitu kok.

jancuk:
sy pribadi bkn pakar keilmuan dlm Islam, apalagi fiqh yg mmbahas ttg jizyah atau pajak. hy sj bisa disimpulkan, bagaimana penerapan ttg pajak dinegara ini yg sbnrnya adalah hasil rumusan yg mayoritas ulama muslim di Indonesia. inilah faktanya..

sy kira kita mesti bijak dlm menilai. mohon tdk ada upaya mendiskreditkan agama tertentu. dlm hal ini Islam. ada baiknya tabayyun dahulu..

mohon maaf sblmnya..

Roy Wijaya:
kalau bukan pakar, sebaiknya diam dan baca literatur. jizyah tidak sama dengan pajak pemerintah yang ada nilainya. jizyah itu uang yang dibayar per kepala dari non muslim ke pemerintahan islam. Dalam buku tulisan Ar Razi, orang non muslim membayar jizyah sesuai ketentuan dari khalifah yang berkuasa. Besarnya bisa 50% bahkan 100%. Orang non muslim jaman itu membayar sambil berlutut dan menundukkan kepala karena harus / wajib dipermalukan, direndahkan, dihina. Setelah khalifah menerima jizyah, si non muslim tersebut akan dijambak janggutnya dan didorong keluar dari barisan. Ini sudah jaman modern, semua literatur islam sudah bisa diakses, tidak ada yang bisa disembunyikan. anda mau bilang apa lagi? silakan anda jelaskan gimana tulisan seperti itu bisa ada di sumber anda sendiri...

Indisen:
Buset pajak diklaim rumusan ulama muslim?? Gimana ga didiskreditkan kalau tukang klaim kaya gini.. nanti demokrasi juga diklaim rumusan ulama lagi?

Tampaknya si telolis lebih pintar dalam menyadari kalau KUHP ya produk kafir peninggalan Belanda.. Jangan2 si telolis pula yang benar dalam menjalakan ajaran agamanya.

Arif Soetanto:
Pajak di Indonesia ngikut aturan dari Belanda. Cuma modif dikit2. Jadi produk kafir
Kalau yg bikin ulama2, saya yakin Indonesia sdh jadi negara miskin & terbelakang

Edy Wu:
Si begok ini kayaknya terinspirasi dari ceramah si tonggos itu

Rana didjaja:
seloroh!!! kita selalu menghadapi kekacauwan yg teratur dan keteraturan yg kacau,spt siang dan malam,..kebenaran apaun suma fase,lap.sesien,bsk bisa salah,hehehe,...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pelaku Bom Bunuh Diri : Nama Agus Muslim, Tapi Baca Ayat 29 At Taubah Cuma Setengah! Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/pelaku-bom-bunuh-diri-nama-agus-muslim-tapi-eRAgQb3Qnl

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: