You Now Here »

Persekusi Ibadah Natal Rumahan Di Jawa Barat, Gubernurnya Ngapain?  (Read 68 times - 129 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 26,672
  • Poin: 26.751
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Prihatin Prihatini:
Kebayang kan pas capres keturunan yaman beneran resmi di tetapkan oleh KPU ? Dan menang ? Dan yg paling radikal tar bisa2 jdi di angkat  menjadi MENAG. Persekusi SARA skrg hanya bersifat sporadis , tapi nanti pada saat resmi di tetapkan sebagai calon beneran di masa kampanye persekusi SARA akan bersifat secara NASIONAL.

Kempet Soepono:
Selama intoleran ini masih tetap dipelihara sama para politikus & pejabat buat mendulang suara, selamanya masalah intoleransi di jabar ga bakalan kelar & ga bakalan ada solusinya

Bono Chandra:
Ga kaget... 11-12 Sama Banten, jd tahu skrng nenek moyang meninggal Kan ajaran Hindu Buddha salah satunya persekusi... Kalo masih ngeyel diperangi....jd ingat pembantaian Cikeusik So ????

TMP2020:
Intoleransi sudah beranak-pinak di Jawa Barat dengan partai PKS yang merupakan partai mayoritas di sana.


Partai pemenang di Jabar 2014 adalah PDIP dan 2019 adalah Gerindra !!

Lukman Rewa:
ketua RTnya ngapain? sesama kadrun juga ya?

cinick:
gubernurnya sibuk design masjid margonda depok om

Erick 73:
Si bapak yang divideo mengatakan perayaan natal harus di gereja, dia tidak tahu tetapi tidak bertanya dan malah merasa sudah tahu. Gereja itu gedung yang khusus diperuntukkan ibadah tetapi yang namanya ibadah bisa dilakukan di gedung serbaguna atau di rumah bahkan di tempat terbuka seperti taman, tepi pantai pun bisa juga yang penting bersih dan layak buat tempat dilakukan ibadah.
Heran juga kalau hal seperti ini diributkan toh ini perayaan setahun sekali dan hanya beberapa jam saja. Pelaku intoleransi ini malah sdh pada dewasa umur bahkan ada yg sdh setengah tua kok tidak bijak dan dewasa dalam bersikap. Tingkah seperti ini sungguh memalukan dan kekanak2 an.

Bapake Maria:
Moral kurang terdidik

Lone Wolf? ???:
Ada gereja kenapa beribadah di rumah?

Lukman Rewa:
emang situ kagak sholat dirumah?

terus kaum daster putih yang mirip gukguk itu solat di jalanan ama di Monas emang mesjid kurang ?

goblok dipelihara ampun ckckckck

Lone Wolf? ???:
Sholat di rumah cuma anggota keluarga sendiri bukan sholat berjamaah. Kalau yang di Monas itu karena bertepatan dengan kegiatan lainnya jadi sekalian sholat dilokasi demi efisiensi.

harriz salim:
Ngerayaain Natal dirumah demi erisiensi apa salahnya

Lone Wolf? ???:
Kalau keluarga sendiri ya ngga masalah tapi kalau undang jemaat disitu masalahnya.

cinick:
jawabannya gampang bgt hehehe ada masjid knp sholat ied dilapangan ?

Lone Wolf? ???:
Karena sudah tradisi dan daya tampung mesjid tidak cukup.

harriz salim:
Sama dong daya tampung gereja jyga tidak cukup jadi sebagian merayakan dirumah

dinangd dinang:
Loe, anjing serigala,kan.

Lone Wolf? ???:
Jangan bikin ibadah di rumah lagi ya, nanti diprotes warga mayoritas, wong ada gereja ini.

harriz salim:
Jalan juga jangan dipakai ibadah yaaa.. gabaik ibadah dijalanan

Lone Wolf? ???:
Tapi ngga ada yang protes.

Resilas:
Kami protes, nanti tempat ibadah kami dibakar.

Kami protes, dihukumnya 1.5 tahun.
Yang bakar tempat ibadah cuma dihukum 3 bulan.

Dagelan abis.

harriz salim:
Ibadah mingguan tetap digereja , ibadah natal cuma setahun sekali itupun paling lama dua jam

Lone Wolf? ???:
Ibadah mingguan bisa di gereja kenapa ibadah natal ngga bisa di gereja?

harriz salim:
Sholat bisa dimesjid kenapa maunya pamer dijalanan sob apa ingin dilihat pake dasteran

Alex Cris:
Apakah anda buta?
disitu ditulis gereja sangat sedikit
lantas kenapa indonesia tidak maju

Lone Wolf? ???:
Biar sedikit tapi kan ada gereja, jangan demonstratif gitu lah bikin ibadah di rumah.

harriz salim:
Demonstrattif emang lomba masak... apa salahnya ibadah dirumah kaum anda saja yg selalu kejang liat orang lain bahagia

Resilas:
Mesjid BANYAK kenapa solat di jalanan?

Masih mending yg kebaktian di rumah, gak ganggu publik.

harriz salim:
Itu maah daah biasa

Lone Wolf? ???:
Ganggu tetangga muslim.

Resilas:
Gak punya kaca?

Gak mau terganggu, tapi gak peduli kalau mengganggu kelompok lain.

Brian:
Yang begini begini, pelaku intoleransi masih didiamkan saja tanpa konsekuensi.

Padahal sudah sepantasnya makhluk2 busuk ini dikejar bagaikan hama dan dibuang massal atau dimusnahkan massal.

Sudah tidak ada obatnya lagi.

harriz salim:
Dalam vidio terlihat ada satpol pp , polri , tni tapi mereka diam tidak bereaksi dan lurah wakil negara atau bukan , padahal cuma setahun sekali

Brian:
Mungkin sudah saatnya bagi kita untuk tidak banyak berharap kepada negara dan aparat hukum ketika berurusan dengan makhluk2 ekstrimis intoleran.

Memalukan, terjadi terus setiap tahun tanpa ada upaya perbaikan yang nyata

Lone Wolf? ???:
Setahun sekali kalau diijinkan nanti lama-lama seminggu sekali. Jadi memang lebih baik jangan kasih ijin.

Lukman Rewa:
kuncinya jangan takut lagi, karena tidak ada beking dari si onta maupun si gukguk riziq. lawan saja dan viralkan. mereka tidak ada hak melarang kegiatan di rumah pribadi apalagi ibadah.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Persekusi Ibadah Natal Rumahan Di Jawa Barat, Gubernurnya Ngapain? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/persekusi-ibadah-natal-rumahan-di-jawa-barat-4jebDCTqYf

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: