You Now Here »

Jelekin Penanganan Covid 19 Di Luar Negeri, Pencitraan Apa Lagi Ini, Pak Anies?  (Read 104 times - 129 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 26,924
  • Poin: 27.003
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Dokter Wahyu:
belum jadi presiden anies baswedan sudah dua kali menjelekan negara Indonesia, kelihatannya anies basewdan tidak punya rasa cinta tanah air Indonesia apalagi sampai rasa memiliki

Bocah Sakti:
Lah, belio kan pribuman alias pribumi yaman, mas.

Uraaa...

Ayat1403:
ini orang BODOHNYA kabina bina pisan, ngejelekin pemerintahannya sendiri, makan dan berak di NKRI terus mau nyalonin balon pleciden sdgkan itu org jd pemimpun wilayah saja DUNGU PISAN, jd menteri BLOON  PISAN terus  dipecat.
(click to show)


Bulldog:
Wan anus, bin sumur resapan bin wan abion
Dialah sesungguh sungguhnya pengkhianat bangsa, menjabat gub dki, cuma omdo, tata kata
Jadi pembicara, dibilang penanganan covid pemerintah pusat dibilang gak becus, padahal dia sendiri gk beres hingga dijyluki gub terbodoh oleh google
Klo orang ini jd presiden, siap2 kita menuju dunia kegelapan

Jesse Sihombing:
Mau ngapain si Yohanes Anies RB ini ngomongin pemerintah pusat soal
penanganan covid. Oiii Bapa/Ibu yg berwenang di NKRI ini, tolong ditangkap ini manusia dan interogasi apa tujuannya nge jelekin pemerintah cq menkes

Stevanes Ariffin:
Emang langkah apa sih yg dulu diambil anies saat tangani covid di Jakarta? Cuma satu, yaitu minta bantuan Pusat....

B-Over:
Orang ini memang lebih rendah dari binatang! Hanya modal bacot dan ngibul, tapi masih aja banyak yg menggunakan diksi ahli tata kata untuk si onta yaman, malah sama begonya!

Penanganan covid di dki ala si binatang padang pasir ini, ngibul tentang bangun lab covid, ngibul tentang bansos, jualan masker, bikin tugu peti mati dan pocongnya sekaligus!

grd91:
orang kalau sok pinter kayak gitu deh kelakuaanya , asal ngomong aja , bikin malu negara aja , pindah aja ke Yaman

Dedi Kuswandi:
Manusia botol ( bodoh dan tolol ) sedang usaha mengalihkan perhatian soal imb sementara tanah merah

Hans:
Mengundang dan minta sharing pengalaman dari si TERBODOH ??? stupid moron  !

Tri Hardiyanto:
Halaah...diemin aja. Orang luar kan sama aja ada yg bego ada yg pinter. Yg pinter pasti sudah tau kinerja Jokowi menangani Covid 19 kemarin. Kalau yg bego atau pura¬≤ bego ya begitu itu. Dari soal  ngundang Anis aja dah kelihatan begonya....wkwkwkwk

Sardijanto Djoemairi:
Heleeeh, kualitas begitu mau jadi pemimpin negeri segede ini? Jangan sampailah, cukup DKI saja yang "dibegituin" . . .

Jagardo Situmorang:

(click to show)

(click to show)

(click to show)


larick irenk:
Si wan Abud gak nyadar kalo dia sedang membuat bibit badai yang akan menyerangnya secara tragis. Kalo sy seh berharap wan Abud teruslah ngoceh seenak udelnya, kita para seworders tinggal tonton saja, gak usah diambil pusing.
Toh dr 10 orang dengan latar belakang beragam, saat ketemu sy bilang gini:
sob ada salam dari Rasyid Yohanes Anies Baswedan

6 org bilang pretlah si Wan Abuf
2 org terbingung bingung
2 lagi ngakak

4100250375:
"Lihat saja cara respon menteri kesehatan. Selalu negatif pada kami. Kami tidak sejalan dengan Pemerintah Pusat cara menangani Covid, "Khususnya menteri kesehatan."

"Respon mereka negatif, mereka tidak percaya Covid. Satu cont, kami kirim sampel dari pasien Covid di Jakarta pada menteri kesehatan. Tapi kami tidak pernah diberitahu hasilnya. Karena itu, saya melakukan pendekatan berbeda, yaitu menjaga kepercayaan warga Jakarta."


lanjutannya....
"Maka salah satu yg saya perintahkan pada waktu itu, kami buat di beberapa titik, patung pocong lengkap dengan peti matinya. Ini sebagai tanda dan peringatan bagi warga Jakarta bahwa kami ada di tengah-tengah mereka. Bahwa pusat tidak merespon menteri kesehatan tidak merespon, "it's no problem." kami tawadhu kami memang dipaksa berikhtiar sendiri. Karena itu sekali lagi saya berinisiatif ini harus segera selesaikan, membangun laboratorium swab tes berkapasitas ribuan di Jakarta. Dan hasilnya, Jakarta sebagai penyumbang terbesar pasien Covid di Indonesia berhasil keluar dengan cepat bahkan hari ini tidak ada lagi yang Covid di Jakarta."

Bocah Sakti:
Lah, Lab BSL-3 nya az sampai sekarang masih ghoib.

Uraaa...

Lukman Rewa:
Ini makhluk yang dengan bangganya mengatakan lagi membangun laboratorium covid yang ga ada sampe sekarang ya?

purajp:
Kalau ada spesialis SARA dan berTATA KATA ngapain PILIH yang bisa KERJA apalagi ngurus NEGARA

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jelekin Penanganan Covid 19 Di Luar Negeri, Pencitraan Apa Lagi Ini, Pak Anies? Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/jelekin-penanganan-covid-19-di-luar-negeri-3YOCPMLpgB

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: