You Now Here »

Para Pemberhala Ganjar Yang Kesetanan, Dulu Puan Dihujat, Kini Dipuja Puji  (Read 97 times - 125 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 27,626
  • Poin: 27.705
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




B-Over:
Buzzer GP penulis seword dadakan
1. Bikin artikel sebanyak-banyaknya tentang GP  sampai jurus cocokmology pun dipakai
2. "Menghujat" Puan, Mega sampai PDIP
3. Masih belum cukup, bikin artikel tentang istri GP yang dijadikan tolak ukur oleh penulisnya mengenai arti kesederhanaan yg sesungguhnya. Serius, antara lebay atau memang kasian sekali hidupnya si penulis.

Per tanggal 21/4, poin no 2 berubah 180 derajat. Inilah indikasi buzzer sesungguhnya.

Yang waras, sabar saja memperhatikan dan menunggu tanpa perlu menjadi penghujat maupun pemberhala.

Laurent si Kucing Barbar:
Walaupun saya tetap berpendapat, sebenarnya buzzer GP bisa dibilang toxic juga.

Lebih buruk lagi, mereka gak sadar sama toxic nya itu.

B-Over:
Bukannya kita pernah punya pendapat yg sama untuk pendukung Jokowi dalam menghadapi kasus2 intoleransi?

Memang relawan, buzzer sampai banyak pendukung GP sebelum 21/4 lebih parah kelakuannya. Baru memperjuangkan elektabilitas saja sudah jungkir balik logikanya, apalagi setelah 21/4, apalagi setelah resmi didaftarkan ke KPU, apalagi masuk ke pilpres... Puyeng

Laurent si Kucing Barbar:
Prediksi saya sih makin barbar. Tapi ya gimana lagi, barbarnya kucing ama manusia itu beda.

B-Over:
Sebelum 21/4 saja, kolom politik seword sudah dibuat barbar oleh 3 penulis reguler artikel pemberhala GP. 2 diantara 3 itu selalu terbit hampir berbarengan artikelnya. Satu sisanya lebih terang2an membawa opini yg barbar.

Persamaan lainnya, 3 penulis ini tidak pernah sekalipun melirik respon pembaca sebagai bagian dari segmen opininya. Pada akhirnya, hanya menjadi sampah dan berperan menurunkan animo pengunjung seword.

Laurent si Kucing Barbar:
literasi dan pencerdasan gak penting, yang penting dukung-dukung-dukung.

Ganjar is nambawan... kata mereka. Padahal calon lain, yang punya potensi positif nya masing-masing, juga layak dipertimbangkan.

Erick 73:
Ya, toh semua koalisi belum final juga, masih ada kemungkinan 1 capres lagi yang akan maju.

Erick 73:
Yup, parah memang, antara tulus atau fulus?

Valak:
Politik itu dinamis & cair. Sudah sewajarnya mudah berubah begitu ada perubahan.
Yang susah berubah, bebal dan tidak bisa mengikuti alur politik yang dinamis ya kadrun.
Apa yang penulis tulis adalah opini, bahkan faktanya pun tidak ditulis secara jelas.
Opini sendiri tidak usah ngaku2 mewakili silent majority. Apalagi penulis cerdas di sini biasanya menyertakan data & faktanya untuk mendukung opininya.
Bukan hanya berdasarkan emosi & bebal tidak bisa terima fakta & kenyataan.

Bayuning Kaeka Putra:
Anda sekarang pemberhala setan pembenci Ganjar bung Argo. Judul artikel anda itu menanam kebencian. Anda nggak obyektif bung. Anda cocok pendukung Anies.

Bayuning Kaeka Putra:
Ini bung Argo kesetanan membenci Ganjar.

Valak:
Akal sehatnya sudah tertutupi emosi & bebal tidak bisa menerima fakta & kenyataan.

Ari:
Tulisan Argo ini penuh emosi, kebencian dan kesetanan ????. Benci kok gitu gitu amat, bang! Walaupun saya belum memutuskan capres mana yg akan dipilih, tapi menurut saya tulisan kamu kok sangat tidak berkualitas.

Wanda Bagus Sebastian:
Ala kartel Meksiko

C33B:
Dari kalimat-kalimat yang ente pakai itu sudah terlihat banget kalau memang benci GP dan pendukungnya bukan sekedar kritik,pembaca tidak bodoh c*k…haha
Apa yg ente tulis tentang pemberhala GP itu sebenarnya juga berlaku untuk ente sendiri.
Jika GP berhasil jadi orang nomor satu saya jamin ente bakal nyusul didu dan gerung…atau parahnya sebelas duabelas dgn si ompong…auto kadrun

Yustinov:
menurut kacamata politik.
Cuma ada satu rumusan, pilih yg terbaik dari yg terjelek.....

Panda:
Nih penulis manusia beragama apa bukan sih.
nyebelin.

Jamsikin Sukses:
Maling teriak maling,

Piye iki mas Alif..... Kok penulis kadrun dipiara  ?

Selamat tinggal seword

HolyGanZ:
Mas Alif lagi sibuk di YouTube

si memble:
Artikel yg bagus bung Argo, semoga pembaca yg waras bisa mendapatkan intisarinya.

Erick 73:
Ya saya sependapat

Panda:
Intisarinya:
Pembenci akut Ganjar.

si memble:
????

HolyGanZ:
Kalau begitu hanya sedikit yang waras. ( Baca komentar rekan2 diatas)

si memble:
????

iam hêylêl:
Pemberhala Laskodat nyinyir Ganjar. Padahal kinerja Laskodat lebih hancur. T41 dalam mulut tak terasa emg. Ahaha

Greg X:
Sesama pemuja berhala (meski beda berhala) dilarang saling menghujat.
Yang nonton sudah eneg dan jijik membaca tulisan-tulisan di seword yang miskin logika dan fakta serta menggunakan bahasa yang vulgar .

Erick 73:
Setuju bung, kritikan wajar toh manusia tidak ada yang sempurna, ada poin lebihnya ada juga minusnya tetapi kalau kemudian "kritikan" dianggap "kebencian" lalu ditanggapi secara tidak wajar/berlebihan/kesetanan ya yang bermasalah di mereka nya. Jadi untuk hal pembelaan junjungan saya lihat tidak berbeda dengan yang sebelah, mereka pakai hoaks, di sini juga ada yang pakai.

Pribadi simpel:
Kenapa lu...? Capresnya bukan gub ntt sih...

HolyGanZ:
Terus menurut penulis GP gak layak untuk capres?
Menurutmu siapa? ABW?

Han:
Anjing menggonggong-gonggong-gonggong, kafilah tetap berlalu.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Para Pemberhala Ganjar Yang Kesetanan, Dulu Puan Dihujat, Kini Dipuja Puji Seword Indonesia Maju yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/para-pemberhala-ganjar-yang-kesetanan-dulu-puan-q91EExVvLc

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: