You Now Here »

Kalo Agan Merasa Laki Gak Salah Pake Pink  (Read 1027 times - 159 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 27,779
  • Poin: 27.858
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Kalo Agan Merasa Laki Gak Salah Pake Pink
« on: March 23, 2013, 12:00:13 AM »





Jika Anda mengira warna Hitam dan Biru adalah warna "maskulin" para pria, maka Anda salah besar. Karena warna maskulin adalah warna Pink alias Merah Muda.
Lho.... kok bisa ????

Ya, sejak Leon Battista Alberti memperkenalkan Teori Warna (Color Theory) tahun 1435, warna Pink sudah dideskripsikan dan disebut sebagai Warna Maskulin.

Dipilihnya warna Pink sebagai warna maskulin karena warna tersebut sangat tegas dan keras, sehingga cocok dengan jiwa Pria. Sedangkan warna biru terkesan lebih lembut, cantik, dan halus, sehingga sangat cocok untuk jiwa Wanita yang feminim.
Pink adalah warna yang berada di antara ungu (violet) dan merah. Nama warna Pink berasal dari Pinks, nama bunga dari genus Dianthus.

Dalam bukunya yang berjudul Pink and Blue : Telling the Girls From the Boys in America - sebuah buku yang berisi penelusuran mengenai sejarah penggunaan warna Pink sebagai warna pria (maskulin), dan Blue sebagai warna wanita (feminim) - Profesor Jo B. Paoletti dari University of Maryland menulis, warna Pink adalah warna yang sangat umum digunakan sebagai pakaian untuk anak-anak di hampir semua panti asuhan Eropa pada abad 18. Sementara di Amerika abad 18 (terutama di era 1818 - 1882), warna-warna cerah seperti Putih, Pink, Biru, dan Ungu adalah warna yang sangat umum dikenakan oleh para pria.

Selain memiliki unsur yang keras, warna Pink ternyata sangat cocok jika dipadukan dengan warna coklat, yang mana secara "kebetulan" banyak pria Amerika berambut dan bermata coklat. Sedangkan warna Biru sangat cocok dan serasi untuk wanita yang kebanyakan berambut pirang dam bermata biru.



Berdasarkan laporan yang dibuat majalah Times tahun 1927, warna Pink pernah mendominasi semua toko pakaian besar untuk pria di Amerika. Beberapa di antaranya adalah Filene's di Boston, Best & Co di New York City, Halle's di Cleveland, dan Marshall Field di Chicago.

Hingga tahun 1940, warna Pink tetap dikategorikan sebagai warna Pria karena berelasi dengan warna Merah yang keras dan maskulin. Sedangkan warna Biru tetap dikategorikan sebagai warna Wanita karena berelasi dengan warna Kesucian (jika teliti, Anda dapat menemukan lukisan-lukisan Bunda Maria yang dibuat di era tersebut mengenakan pakaian Putih - Biru sebagai simbol "suci" dan "bersih").

Tahun 1950an bisa dikatakan sebagai Era Pink bagi pria. Semua hal yang berhubungan dengan warna tersebut adalah simbol maskulin dan jantan. Tidak heran di masa itu mobil Cadillac berwarna Pink (Pink Cadillac) menjadi mobil yang paling banyak diminati kaum adam.

Di era 1960an, mulai terjadi pergeseran di mana warna Pink dianggap sebagai warna Feminim dan warna Biru sebagai warna Maskulin. Tidak jelas bagaimana dan kapan pastinya perubahan itu terjadi, namun banyak orang menduga kalau perubahan itu terjadi setelah Nazi menggunakan lambang Segitiga Merah Muda (Pink Triangles) dalam Kamp Konsentrasi mereka untuk menandakan tempat penahanan kaum gay. Hingga hari ini, lambang tersebut masih digunakan untuk menyebut kaum gay, lesbian, dan biseks. Lambang tersebut disebut juga sebagai "Lambang Kebanggaan" (The sign of pride).

Sumber lain menyebutkan, pergeseran itu disebabkan adanya penelitian dari para ahli warna yang mengatakan bahwa warna Pink mengandung energi sensual, penuh gairah, lembut, dan menggoda, sehingga sangat cocok untuk kaum Feminim. Sejak saat itulah (hingga hari ini), warna Pink kemudian mulai diasosiasikan sebagai Warna Feminim, sedangkan warna Biru adalah Warna Maskulin.

Walau demikian, masih banyak negara yang masih menggunakan Warna Pink sebagai Warna Maskulin. Di Jepang, Bunga Sakura yang mekar dan berwarna pink merupakan perwujudan dari Ksatria Muda yang maju berperang demi meraih tujuan hidupnya sebagai seorang Samurai Sejati. Sementara itu, kota Jaipur (India) dikenal sebagai "Kota Merah Muda" (The Pink City) karena hampir semua tempat wisatanya menggunakan warna Pink sebagai warna utama. Demikian juga Kota Marrakesh (Maroko) yang dikenal dengan nama "Rose City" karena memiliki banyak gedung berwarna Salmon-Pink.

Demikian juga dengan beberapa perusahaan internasional yang menggunakan warna serta nama yang berkonotasi dengan warna Pink. Beberapa di antaranya adalah :

1. T - Mobile :



Perusahaan telekomunikasi milik Jerman yang bekerja sama dengan Deutche Telekom AG ini menggunakan warna Pink pada huruf "T" logo perusahaannya.

2. Thomas Pink :
Perusahaan pakaian retail terkemuka yang berdiri di London (Inggris) sejak tajhun 1984 ini didirikan oleh tiga bersaudara dari Irlandia (James, Peter, dan John Mullen). Toko-toko retail mereka - yang telah tersebar di hampir seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan Eropa tersebut - sangat mudah dikenali karena menggunakan nama "PINK".

3. S.M. Entertainment :
Adalah agensi artis dan label rekaman indie asal Korea yang cukup populer. Perusahaan yang didirikan oleh Lee Soo-Man ini adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas kesuksesan grup band terkemuka Korea Selatan saat ini, seperti H.O.T, S.E.S, dan Shinhwa. S.M. Entertainment jugalah yang mengorbitkan artis-artis seperti BoA, Girls' Generation (SNSD), The Grace, Kangta, SHINee, Super Junior, TRAX, TVXQ, dan Zhang Liyin. S.M. Entertainment menggunakan warna Pink untuk huruf "SM"-nya.

4. RTV Pink :



Atau dikenal juga dengan nama Radio-Television Pink (atau disingkat dengan sebutan Pink), adalah stasiun radio dan televisi swasta paling terkemuka di Serbia. Dengan mengusung beragam program acara hiburan lokal dan internasional, RTV Pink menjadi pemimpin di bisnis hiburan yang tidak saja di Serbia, namun hingga Bosnia dan Herzegovina. Perusahaan yang juga salah satu anak perusahaan dari Pink Media Group (PMG) pimpinan Seljko Mitrovic ini - sesuai nama perusahaannya - menggunakan logo seperti percikan cat berwarna Pink dengan tulisan "Pink" berwarna putih di tengah logo.

5. Think Pink :
Adalah salah satu perusahaan pakaian olah raga terkemuka asal Italia. Perusahaan yang dibentuk oleh Tecnica Group ini menjual produk-produk pakaian dan asesoris untuk pria, wanita, dan anak-anak.
Code: [Select]
sumber
http://theextreme-facts.blogspot.com/2012/02/anda-pria-jantan-maskulin-kenakan.html

So.... jika ente merasa jantan dan maskulin, mengapa takut menjadi Pinky Boy?

Tapi gayanya jangan kayak begini



 

Komentar2 yang bikin


Original Posted By babababy ►temen kerja ane ada yg kolornya warna pink... cowok sob, katanya sih punya bininya dibawa2 pengobat rasa kangen


Original Posted By SaintJudas ►WOW Pinky boy ada di sebelah kamar kos saya sob...
ga cuma baju nya sekamar2 nya pink smua...
handuk, sandal, piyama, gantungan handuk, laptop, stiker mobil (helo kitty ganti pegasus ganti unicorn), stiker kamar, ampe celana dalem mgkn...


Original Posted By Kagematzu ►Yg bilang begitu itu orang guob#k
Ini soal penjiwaan sob. Coba deh ente bayangin ada cowok maskulin pake baju pink, gimana perasaan ente? Merinding gak? Ane sendiri baru baru ngebayangin aja udah merinding
Bahkan model seperti itu sering dijadiin lelucon di pelem Barat sob.
Bandingin deh sama warna item pasti feel nya beda.
Jadi terserah siapa yg nulis buku, ato profesor yg bikin pernyataan begitu itu orang guobl#k

Kalo berkenan taro pekiwan!!

 buat yang ni


Original Posted By iamforsaken ►ane sih gag masalah dengan warna pink..apakah pink kemudian imagenya banci jika seorang cowok yang make?misalnya pake baju pink...
segala warna itu memiliki makna dan arti yang beragam, dari segala macam warna yang ada, jika tidak ada warna pink tentu akan ada sesuatu yg hilang,jadi setiap hal itu berkaitan..setiap hal yang bervariatif itu indah, bagian dari nila estetika itu sendiri..kalo ane suka warna merah, biru, pink, hitam dan putih..pake pink..? siapa takut  toh pink bermakna soft, lembut tapi tidak identik dengan alay, banci,lebay


Original Posted By dannee ►jadi, segala sesuatu, mau itu baik ataupun buruk di masyarakat, sebenarnya tergantung dari olah pemikiran dan mind-setting dari masing2 kebudayaan di regional tersebut.
kalau menjadi maskulin tidak harus memakai warna gelap yang sering diidentikkan dengan warna orang berpendirian dan watak yang keras.
kalau saya pribadi sendiri melihat fenomena pergeseran nilai warna sudah terjadi sejak awal tahun 2000an. di mana warna2 mencolok menjadi sebuah trend. sebagai contoh jika kita lihat dari sepatu bola/ futsal. di mana dahulunya, warna sepatu tidaklah lepas dari warna hitam. dan justru warna2 cerah sangat diminati..

nice thread!


Original Posted By azzuhryROCK ►Just share sob

ga semua negara menganggap pink sebagai warna feminim

Negara tetangga kita Thailand sangat menghargai warna pink, bahkan sang raja thailand sangat menyukai pakaian warna pink , karna sudah menjadi warna kerjaan ,
justru warna ungu di Thailand yang dianggap biasanya warna yang digunakan waria dalam bahasa thailand tekwey .
Warna putih melambangkan warna duka cita atau kematian

just share sob



Original Source
:beer:


View Mobile Web Short URL: