You Now Here »

Katanya Allah Itu Ada, Mana Buktinya?  (Read 789 times - 168 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 27,779
  • Poin: 27.858
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Katanya Allah Itu Ada, Mana Buktinya?
« on: April 22, 2013, 12:00:09 AM »




(click to show)


-  -
Sebelumnya ane minta maaf sob, kalo judulnya berbau SARA! Ane sama sekali gak niat bikin thread SARA!
Tiada SARA diantara kita!
Thread ini ane buat semata-mata hanya untuk sharing aja biar agan dan aganwati tidak ragu dengan kebenaran agama Islam.

Langsung aja sob, silahkan disimak baik-baik!

===========================================================================
BANTU RATE DULU sob!

===========================================================================


(click to show)


Kisah ini termasuk kategori ‘Raddus-Syuhubuhat’ (jawaban atas tuduhan) tentang Islam. Musuh-musuh Islam selalu mencari-cari permasalahan dalam agama ini yang sulit dijawab oleh logika kita dan tujuannya agar kaum Muslimin ragu terhadap kebenaran agama mereka, terutama masalah aqidah.

Intinya ketiga orang pemuda itu ingin menguji pemahaman seorang ulama tentang Islam. Kalau ia tidak bisa menjawab ketiga pertanyaan itu, apalagi orang awam. Dan kalau tidak ada jawaban yang logis dan memuaskan, maka ada kelemahan dalam agama ini.

Ketiga pemuda itu menemui sang ulama, dengan penuh yakin bahwa sang ulama tidak bisa menjawab salah satunya mulai berbicara,

“Ya syeikh, katanya Allah itu ada, mana buktinya? Kenapa tidak bisa kita lihat?”

“Cukup? Ya, ada pertanyaan lagi?” sambut ulama itu.

“Ada syeikh, katanya Allah telah menentukan segalanya, termasuk amal perbuatan kita sudah ditentukan dan ditakdirkan. Kalau memang demikian, kenapa musti ada hisab? Dan kenapa musti ada hukuman bagi orang yang melakukan kesalahan?” pemuda kedua bertanya.

“Ya bagus. Ada lagi yang ditanyakan?” tantang syeikh itu.

“Ya ada lagi syeikh. Katanya syetan itu diciptakan dari api. Dan kita tahu bahwa syetan nanti akan dimasukkan ke dalam neraka. Apa ada pengaruhnya, api dibakar dengan api?” Tanya pemuda ketiga.

“Cukup atau ada lagi?”

“Cukup syeikh.”

“Ya sebentar ya…”

Sang ulama tidak menjawab melainkan mengambil beberapa genggam tanah keras lalu…

 DWAARRR !!

Dilemparkan tanah keras itu ke muka ketiga pemuda itu, dan ketiganya meringis kesakitan. Darah pun bercucuran dari wajah mereka.

“Ya syeikh, kami bertanya baik-baik, kenapa Anda melempar kami?”

“Itu jawabannya…” jawab ulama itu.

Kedua pemuda itu pergi dan langsung membawa kasus ini ke pengadilan. Melaporkan perbuatan ulama itu agar diadili karena kezhalimannya.

Pengadilan menerima aduannya dan ulama itu pun dipanggil.

Saat sudah berada di atas kursi terdakwa hakim mulai memproses hukumnya dan menanyakan kepada ulama itu perihal dakwaan ketiga pemuda itu.

“Ya syeikh,” kata hakim. “Benarkah Anda telah menyakiti ketiga pemuda ini? Bisa Anda jelaskan?”

“Ketiga pemuda itu menanyakan tiga hal dan saya telah menjawabnya.”

“Jawaban macam syeikh? Lalu kenapa mereka terluka seperti itu?”

“Ya, itu jawabannya.”

“Saya tidak mengerti, bisa Anda jelaskan?”

“Mereka bertanya bahwa Allah itu ada, jika ada, mana buktinya? Kenapa kita tidak bisa melihatnya? Sekarang saya bertanya, bagaimana rasanya saya lempar dengan tanah keras itu? Sakit?”

“Jawab wahai pemuda?” minta hakim kepada salah satunya.

“Ya sakit.”

“Kalau memang sakit, berarti sakit itu ada, kalau memang ada, mana buktinya? Kenapa saya tidak melihat ‘sakit’ itu?”

“Ini, darah ini syeikh. Darah ini tanda bahwa sakit itu ada.”

“Begitulah pak Hakim, dia tidak bisa membuktikan adanya sakit dan tidak bisa melihat sakit itu, hanya menunjukkan tandanya, darah. Bahwa sesuatu yang ada tidak mesti bisa dilihat. Tapi ada tanda-tandanya. Sakit itu ada dan tidak bisa kita lihat, hanya ada buktinya, darah. Demikian halnya dengan Pencipta kita, Allah Azza wa Jalla. Ia ada, namun keterbatasan akal kita tidak bisa menangkap keberadaan-Nya. Dan seluruh makhluk di jagad raya ini adalah bukti bahwa Allah itu ada.”

“Bisa diterima,” sela hakim.

“Pertanyaan yang kedua pak hakim, mereka bertanya bahwa Allah telah menentukan segalanya termasuk amal perbuatan manusia dan mentakdirkannya, jika demikian, apa gunanya hisab dan kenapa mesti ada hukuman bagi orang yang berbuat salah?”

“Apa jawaban Anda syeikh?”

“Sekarang saya bertanya kepada kalian. Kalau Anda berkeyakinan seperti itu, kenapa melaporkan perbuatan saya ke pengadilan? Perbuatan saya kan sudah ditentukan?”

“Bisa diterima syeikh, ada lagi?”

“Yang ketiga bertanya, syetan adalah makhluk yang diciptakan dari api, lalu di akhirat nanti akan masuk neraka dan disiksa dengan api. Dan saya telah melempar mereka dengan tanah, kita tahu bahwa mereka, kita diciptakan dari tanah, kalau memang sama-sama dari tanah kenapa mesti meringis kesakitan?”

Hakim pun menerima argumentasinya dan memutuskan bebas untuk sang ulama…


SUMBER
Code: [Select]
http://ow.ly/deCTi
http://ow.ly/deCTi




M E N E R I M A


M E N O L A K

===========================================================================
Semoga threadnya bermanfaat!
===========================================================================

komen kaskuser
Original Posted By UltimateKuriboh►kalo itu kejadiannya di Indonesia pasti ustadnya tetep dipenjara dengan alasan hukum


Original Posted By Al-aideezzuhry ►

Yup,semua yang ada di dunia ini membuktikan bahwa Allah SWT itu ada, tapi keberadaan-Nya tidak perlu dibuktikan dan dipertanyakan.


Original Posted By agungwicak11 ► kgk masalah sob..
toh ini bagus kok..dan mungkin juga masi banyak yang blum baca ini..
.
seperti ane yg baru baca..
   


Original Posted By amd46 ►yg koment nya marah2 pasti ga baca dulu
crita yg bagus bngt sob,,gw ampe bingung mau koment apa lg takut salah kata


Original Posted By MyloXyIoto ►udah sering denger sob
tapi kalo bacanya itu seakan2 pikiran ane tersentuh gitu


Original Posted By Cetakanager ►subhanallah sob emang sob banyak orang orang yang pikirannya dangkal yang banyak omong sedangkan sudah banyak faktanya


Original Posted By Aditya.yasuka ►pernahkan agan merasakan angin, saya yakin sering, tapi apakah agan bisa lihat itu angin ? sederhana, begitu juga Allah.....mari berpikir cerdas.....


Original Posted By maspriyatno ►That's the best way to put it..
Allah itu ada, dan tanda-tandanya banyak, bagi yang mengingkari tidak lain hanyalah orang bingung, yang menganggap akal mereka mampu menjawab segalanya. Bagi yang tidak dijawab akal, maka mereka anggap itu tidak ada. Hmmm..semoga Allah meluruskan akal-akal mereka.

 buat ente sob.


Original Posted By TwentyOneCar ►Kata2 ini sob "Demikian halnya dengan Pencipta kita, Allah Azza wa Jalla. Ia ada, namun keterbatasan akal kita tidak bisa menangkap keberadaan-Nya. Dan seluruh makhluk di jagad raya ini adalah bukti bahwa Allah itu ada."
Keren pisan maknanya


Original Posted By siqidal ►iya sob kita emang kudu hati sekrang ini ada" aj orang yg berniat jehat pada agama islah dngn cara yg halus untuk merusak iman umat islam..
keep pusting sob update yak..


Original Posted By edorock ►mangstab sob!!
ane makin tahu tentang yang ini sob..
klo ada yg tanya, jawaban sang syeikh dalam kisah mnjadi inspirasi ane!!


Original Posted By tadnamsa ►mantaab nih jwabannya..
hampir sama dg listrik..
gak bisa lihat wujud listrik... tapi tiap bulan bayar listrik..
.


Original Posted By Okta19 ►mantaaapppp sob..  kekuasaan Allah meliputi langit dan bumi.. tanda-tanda kebesarannya nggak sanggup dihitung oleh manusia.. Allahu Akbar!!!

Original Posted By abdirhm9 ►

biarin kek repost gua belum tau ini
btw subhanallah sob


Original Posted By djavanations ►sama seperti halnya bolpoin. pabrik menciptakan bolpoin, tapi apakah ada pabrik didalam bolpoin? jelas gak cukup. jadi keagungan Alloh SWT terlalu besar untuk ditampung didalam jagad raya ini


Original Posted By rowanatkinsom ►tambahin sob

kalo allah ngak ada kita semua termasuk seluruh alam semesta juga mustahil ada analogi sederhananya meja mustahil ada klo gak dibuat tukang kayu masa iya ada meja yang lahir sendiri



Original Source
:beer:


View Mobile Web Short URL: